AHMADDAHLANAHMADDAHLAN

Jurnal Sains BangunanJurnal Sains Bangunan

Keselamatan pelayaran merupakan aspek krusial dalam menunjang keberlangsungan dan keandalan sistem transportasi laut, terutama di Indonesia sebagai negara kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keselamatan pelayaran pada kapal-kapal milik PT. XYZ Port Panjang Lampung dan memprioritaskannya menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah alat keselamatan merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi keselamatan pelayaran dengan nilai 0.448 atau 45%, diikuti oleh jenis alat keselamatan dengan nilai 0.282 atau 28%, selanjutnya jumlah crew kapal dengan nilai 0.166 atau 17%, dan usia kapal dengan nilai 0.102 atau 10%. Temuan ini memberikan gambaran konkret bagi PT. XYZ untuk memfokuskan strategi peningkatan keselamatan pada aspek penyediaan dan pemeriksaan alat keselamatan kapal.

Berdasarkan hasil perhitungan, faktor-faktor yang memengaruhi keselamatan pelayaran pada PT.XYZ meliputi jumlah alat keselamatan, jenis alat keselamatan, jumlah crew kapal, dan usia kapal.Metode AHP terbukti efektif dalam menentukan prioritas faktor-faktor keselamatan.Hasil menunjukkan bahwa jumlah alat keselamatan memiliki bobot tertinggi, diikuti jenis alat keselamatan, jumlah crew kapal, dan usia kapal.Kapal A memperoleh nilai tertinggi, diikuti Kapal C dan Kapal B.Rekomendasi strategis meliputi peningkatan jumlah dan pemenuhan alat keselamatan, pelatihan awak kapal, diversifikasi alat keselamatan, dan evaluasi usia kapal.Hambatan yang mempengaruhi penerapan sistem keselamatan meliputi kurangnya alokasi anggaran dan rendahnya kesadaran kru kapal.Perusahaan disarankan untuk memperkuat penerapan standar keselamatan internal, menggunakan hasil AHP sebagai bahan pertimbangan strategis, memastikan kecukupan alat keselamatan, melakukan drill penggunaan alat keselamatan, dan mengidentifikasi serta mengatasi hambatan dalam keselamatan pelayaran.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem keselamatan pelayaran yang komprehensif. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas pelatihan awak kapal dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan mereka dalam menangani situasi darurat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi diversifikasi alat keselamatan yang sesuai dengan jenis potensi risiko yang dihadapi oleh kapal-kapal PT. XYZ. Ketiga, penting untuk mengevaluasi usia kapal sebagai tindakan mitigasi teknis dan operasional, serta mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya peremajaan dan regulasi terkait.

Read online
File size356.44 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test