POLTEKPEL SBYPOLTEKPEL SBY

Jurnal 7 SamudraJurnal 7 Samudra

Kebocoran tank ballast disebabkan oleh plat besi atau pipa besi yang berkarat dan terkorosi akibat air laut. Ballast sangat penting untuk stabilitas kapal, terutama saat berlayar di laut yang berombak. Jika kapal tidak memiliki stabilitas akibat kebocoran tangka ballast, hal tersebut dapat mengakibatkan ketidakseimbangan kapal yang berakibat kapal akan terbalik atau pecah jika terhantam ombak besar. Oleh karena itu, ballast merupakan sesuatu yang sangat penting dalam mempengaruhi stabilitas kapal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan kebocoran ballast tank memerlukan pendekatan komprehensif dan sistematis, termasuk identifikasi sumber kebocoran, perbaikan struktural, dan pemantauan rutin.Langkah-langkah perbaikan melibatkan penutupan sementara kebocoran, penggantian komponen rusak, dan pengujian integritas tangki.Kebocoran ballast tank berdampak signifikan terhadap efisiensi operasi kapal, stabilitas, dan biaya pemeliharaan, sehingga penanganan cepat dan efektif sangat penting untuk menjaga keselamatan dan keandalan kapal.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengembangan material anti-korosi yang lebih efektif untuk tank ballast guna mengurangi risiko kebocoran akibat karat. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang implementasi sistem pemantauan kebocoran secara real-time yang terintegrasi dengan sistem kendali kapal, sehingga kru kapal dapat segera mendeteksi dan merespons kebocoran sebelum berdampak serius. Terakhir, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan simulasi dan pelatihan virtual reality untuk meningkatkan kesiapsiagaan kru kapal dalam menangani situasi kebocoran ballast tank, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan kerusakan kapal.

Read online
File size322.15 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test