MANDALANURSAMANDALANURSA

JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)

Tiga faktor risiko utama yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas dikategorikan menjadi faktor manusia, faktor kendaraan, dan faktor lingkungan (Haddon, 1972). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor kendaraan sebagai penyebab kecelakaan truk tangki bahan bakar di PT XYZ pada periode 2022–2023 serta hubungannya dengan tingkat keparahan. Analisis dilakukan terhadap 33 laporan investigasi sebagai data sekunder; analisis univariat menggambarkan faktor kendaraan (usia kendaraan, pemeliharaan preventif, kondisi ban pra‑perjalanan, kelistrikan, penerangan/visibilitas, dan modifikasi), sedangkan regresi logistik ordinal multivariat mengevaluasi hubungan faktor kendaraan dengan keparahan kecelakaan kendaraan, manusia, dan lingkungan (tumpahan bahan bakar). Hasil menunjukkan kegagalan sistem rem menjadi faktor dominan (60%) dan mayoritas kecelakaan tidak menimbulkan cedera (81,8%) serta jarang menimbulkan tumpahan, meski 6,1% berakibat fatal. Meskipun tidak ada faktor yang signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 95%, variabel seperti rem, kemudi, ban, mesin, dan visibilitas memiliki estimasi positif tinggi yang mengindikasikan potensi meningkatkan tingkat keparahan kecelakaan. Temuan menekankan pentingnya inspeksi dan pemeliharaan sistem rem serta peningkatan program pelatihan dan pemantauan telemetri.

Faktor teknis kendaraan, khususnya kegagalan sistem rem, berperan penting dalam menentukan keparahan kecelakaan truk tangki di PT XYZ selama 2022–2023, sementara sebagian besar insiden menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang dan tidak menimbulkan cedera atau tumpahan.Analisis multivariat tidak menemukan hubungan statistik yang signifikan antara faktor kendaraan dengan keparahan manusia, kendaraan, atau lingkungan, namun arah koefisien menunjukkan adanya potensi hubungan.Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar dan pendekatan metodologis yang lebih canggih untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Penelitian selanjutnya sebaiknya memperluas cakupan sampel dengan mengumpulkan data kecelakaan truk tangki dari berbagai perusahaan transportasi minyak dan gas serta wilayah geografis yang berbeda, sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan secara lebih luas. Selanjutnya, diperlukan pengembangan model prediksi keparahan kecelakaan yang memanfaatkan teknik pembelajaran mesin atau model statistik lanjutan, untuk mengidentifikasi kombinasi faktor kendaraan, manusia, dan lingkungan yang paling berpengaruh. Selain itu, studi eksperimental mengenai efektivitas program inspeksi rem preventif dan prosedur pemeriksaan pra‑perjalanan yang terstandardisasi dapat memberikan bukti empiris tentang kontribusinya dalam mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan kecelakaan, sehingga kebijakan keselamatan dapat dioptimalkan berdasarkan temuan ilmiah.

  1. Modeling and Simulation Vehicle Air Brake System. modeling simulation vehicle air brake system liu electronic... doi.org/10.3384/ecp11063430Modeling and Simulation Vehicle Air Brake System modeling simulation vehicle air brake system liu electronic doi 10 3384 ecp11063430
Read online
File size378.58 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test