MANDALANURSAMANDALANURSA
JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi proses historis dan teologis penyebaran Injil serta interaksi antara Kekristenan dan budaya lokal di Tanah Kisar. Penelitian menggunakan metode historis yang dikombinasikan dengan pendekatan sosial dan teologis. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur, penelitian arsip, dan wawancara mendalam dengan pemimpin tradisional lokal, tokoh agama, dan pemuda. Analisis melibatkan kritik sumber dan interpretasi data, yang kemudian disusun menjadi historiografi deskriptif-analisis. Temuan mengungkapkan bahwa penyebaran Injil di Kisar terjadi melalui lima periode sejarah utama, mulai dari misi Katolik Portugis hingga pertumbuhan Gereja Protestan Maluku di bawah kepemimpinan lokal. Penyebaran Kekristenan sangat dipengaruhi oleh dinamika sosio-politik kolonial, yang sering kali menghasilkan komunitas Kristen nominal dengan transformasi spiritual terbatas. Penelitian ini juga menekankan bahwa budaya lokal, khususnya bahasa asli, memainkan peran vital dalam penginjilan. Kecenderungan gereja untuk terlepas dari budaya lokal telah menghambat proses inkulturasi. Oleh karena itu, merevitalisasi budaya lokal melalui pendekatan kontekstual dipandang sebagai hal yang esensial untuk memperkuat kehadiran iman Kristen yang autentik dalam komunitas Kisar.
Penelitian ini mengonfirmasi bahwa proses penyebaran Injil di Tanah Kisar tidak dapat dipisahkan dari dinamika historis, sosio-politik, dan budaya lokal.Pertama, secara historis, penyebaran Kekristenan di Tanah Kisar berlangsung melalui beberapa periode penting yang mencerminkan perubahan aktor dan strategi penginjilan, mulai dari misi Katolik Portugis-Spanyol, pengaruh VOC, hingga peran gereja lokal setelah Perang Dunia II.Setiap periode menunjukkan tantangan masing-masing, termasuk keterbatasan pengaruh spiritual di tengah tekanan politik dan struktur sosial kolonial.Kedua, konteks penyebaran Kekristenan di Kisar menunjukkan bahwa meskipun upaya misi dari luar, kesuksesan penginjilan sangat bergantung pada kerjasama dengan pemimpin lokal, penggunaan bahasa yang dimengerti oleh masyarakat, dan kesesuaian nilai-nilai Injil dengan realitas kehidupan orang-orang.Namun, masih banyak tantangan dalam membangun iman yang autentik karena jarak antara pengaruh misi dan pemahaman masyarakat tentang ajaran Kristen.Ketiga, kesuksesan inkulturasi Injil erat kaitannya dengan penghormatan terhadap budaya lokal.Bahasa tradisional, simbol budaya, dan praktik sosial komunitas Kisar memainkan peran penting dalam menjembatani pengumuman Injil.Namun, sikap gereja yang cenderung memisahkan diri dari budaya telah menghambat proses ini.Oleh karena itu, gereja perlu merefleksikan kembali peran budaya sebagai wadah iman, mendorong penggunaan bahasa lokal dalam liturgi, dan terlibat secara aktif dalam revitalisasi budaya lokal agar pengumuman Injil benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang inkulturasi Kekristenan di berbagai wilayah di Indonesia, dengan fokus pada peran bahasa lokal dalam penginjilan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak revitalisasi budaya lokal terhadap pertumbuhan iman dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan gereja. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan budaya lokal ke dalam liturgi dan pendidikan Kristen yang kontekstual.
- Jurnal Masalah Pastoral (JUMPA). modernity cultural dislocation study loss local wisdom practices asmat... doi.org/10.60011/jumpa.v13i1.194Jurnal Masalah Pastoral JUMPA modernity cultural dislocation study loss local wisdom practices asmat doi 10 60011 jumpa v13i1 194
- Discursive Practice Used in Sermons of Waibu Moi Churches in Jayapura | ELS Journal on Interdisciplinary... journal.unhas.ac.id/index.php/jish/article/view/26016Discursive Practice Used in Sermons of Waibu Moi Churches in Jayapura ELS Journal on Interdisciplinary journal unhas ac index php jish article view 26016
- Cultural Diversity and Worship: The Role of Ethnic Music in Eliezer Sentani Congregation | Virtuoso:... journal.unesa.ac.id/index.php/Virtuoso/article/view/19984Cultural Diversity and Worship The Role of Ethnic Music in Eliezer Sentani Congregation Virtuoso journal unesa ac index php Virtuoso article view 19984
| File size | 300.69 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STT KADESISTT KADESI Sekularisasi mengancam spiritualitas umat Kristen dengan melemahkan iman pribadi, komunal, serta peran gereja sebagai saksi Kristus di tengah dunia. PenelitianSekularisasi mengancam spiritualitas umat Kristen dengan melemahkan iman pribadi, komunal, serta peran gereja sebagai saksi Kristus di tengah dunia. Penelitian
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Tujuan: Untuk mereview keefektifan walking exercise terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakanTujuan: Untuk mereview keefektifan walking exercise terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan
UNHIUNHI Selain itu, tradisi ini mengandung nilai-nilai Buddhis, khususnya dalam pembacaan Parittas yang ditujukan kepada leluhur, sebagaimana terdapat dalam SigalovadaSelain itu, tradisi ini mengandung nilai-nilai Buddhis, khususnya dalam pembacaan Parittas yang ditujukan kepada leluhur, sebagaimana terdapat dalam Sigalovada
WIDYAAGAPEWIDYAAGAPE Kedua, Gereja—sebagai polis yang sangat berbeda—harus senantiasa menunjuk melampaui dirinya sendiri kepada fondasi dan pemenuhannya. Selama GerejaKedua, Gereja—sebagai polis yang sangat berbeda—harus senantiasa menunjuk melampaui dirinya sendiri kepada fondasi dan pemenuhannya. Selama Gereja
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Di Keuskupan Surabaya, paroki yang dewasa dipanggil terus mewartakan Injil melalui solidaritas dan pembinaan pekerja misi. Tugas ini menjadi tanggung jawabDi Keuskupan Surabaya, paroki yang dewasa dipanggil terus mewartakan Injil melalui solidaritas dan pembinaan pekerja misi. Tugas ini menjadi tanggung jawab
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Hal ini tentunya membuat keresahan di kalang orang Kristen secara khusus Organisasi Gereja Aras Nasional yaitu Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).Hal ini tentunya membuat keresahan di kalang orang Kristen secara khusus Organisasi Gereja Aras Nasional yaitu Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).
STTAASTTAA Improvisasi ditekankan sebagai cara menjaga dialektika antara identitas Kristen dan relevansi sosial, dengan menuntut pemahaman mendalam terhadap KitabImprovisasi ditekankan sebagai cara menjaga dialektika antara identitas Kristen dan relevansi sosial, dengan menuntut pemahaman mendalam terhadap Kitab
STTAASTTAA Amanat Agung Belum Selesai Matius 28 18 20 Lukas 24 46 47. AMANAT AGUNG BELUM SELESAI Matius 28:18-20; Lukas 24:46-47. Diperlukan kolaborasi gereja,Amanat Agung Belum Selesai Matius 28 18 20 Lukas 24 46 47. AMANAT AGUNG BELUM SELESAI Matius 28:18-20; Lukas 24:46-47. Diperlukan kolaborasi gereja,
Useful /
MANDALANURSAMANDALANURSA Meskipun tidak ada faktor yang signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 95%, variabel seperti rem, kemudi, ban, mesin, dan visibilitas memilikiMeskipun tidak ada faktor yang signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 95%, variabel seperti rem, kemudi, ban, mesin, dan visibilitas memiliki
MANDALANURSAMANDALANURSA Namun, penelitian ini terbatas pada lingkup subjeknya; oleh karena itu, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mencakup rentang subjek yang lebihNamun, penelitian ini terbatas pada lingkup subjeknya; oleh karena itu, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mencakup rentang subjek yang lebih
MANDALANURSAMANDALANURSA Dalam kegiatan praktikum, terdapat kekurangan waktu implementasi karena instrumen dan prosedur kerja yang tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah menentukanDalam kegiatan praktikum, terdapat kekurangan waktu implementasi karena instrumen dan prosedur kerja yang tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah menentukan
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Berpikir secara filosofis ada dalam setiap manusia. Namun benarkah setiap pemikiran filosofis adalah benar. Banyak orang percaya pada masa kini masih memilikiBerpikir secara filosofis ada dalam setiap manusia. Namun benarkah setiap pemikiran filosofis adalah benar. Banyak orang percaya pada masa kini masih memiliki