MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER

Islam & Contemporary IssuesIslam & Contemporary Issues

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai keislaman dalam membentuk karakter dai (pengkhotbah Islam) di kalangan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai sebagai respons terhadap tantangan globalisasi dan era informasi digital. Pendidikan Agama Islam di MAN Binjai tidak hanya berfungsi sebagai media transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pengembangan karakter yang berakar pada nilai-nilai Islam melalui permodelan guru, pembiasaan keagamaan, dan kegiatan dakwah terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan dari Maret hingga Juni 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tiga guru Pendidikan Agama Islam, dua pembina kegiatan dakwah, dan sepuluh siswa yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Temuan menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam menjadi fondasi pengembangan kepribadian religius dan integritas. Strategi pembentukan karakter berfokus pada penguatan pengetahuan agama, peningkatan keterampilan komunikasi publik, dan penggunaan media sosial sebagai platform inovatif untuk kegiatan dakwah. Penelitian ini menunjukkan bahwa MAN Binjai telah berhasil mendidik generasi muda dai yang moderat, adaptif, dan persuasif dalam menghadapi tantangan dakwah kontemporer. Model ini menunjukkan bagaimana internalisasi nilai-nilai Islam di institusi pendidikan dapat merespons secara efektif konteks sosial-keagamaan yang berkembang di era digital.

Penelitian tentang internalisasi nilai-nilai keislaman dan strategi pembentukan karakter dai di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai menunjukkan bahwa proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu agama, tetapi juga menekankan penanaman nilai-nilai Islam melalui keteladanan, pembiasaan, dan kegiatan keagamaan yang terstruktur.Internalisasi nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan moderasi beragama menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi siswa yang religius, kritis, dan visioner.Strategi pembentukan karakter dai diarahkan agar responsif terhadap tantangan dakwah kontemporer dengan mengintegrasikan penguatan ilmu agama, pelatihan keterampilan komunikasi publik, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah kreatif.Integrasi antara fondasi nilai keislaman dan pendekatan dakwah modern tersebut menghasilkan profil siswa sebagai calon dai muda yang berakhlak mulia, berpegang teguh pada ajaran Islam, sekaligus adaptif dan inovatif dalam menyampaikan pesan keislaman secara persuasif di tengah arus globalisasi dan era digital.Secara praktis, hasil penelitian ini merekomendasikan agar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memperkuat internalisasi nilai melalui keteladanan, pembelajaran reflektif, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatan pembelajaran.Sementara itu, pengembang kurikulum dakwah digital disarankan untuk merancang modul pembelajaran yang memadukan kompetensi keagamaan dengan literasi digital, seperti pelatihan pembuatan konten dakwah moderat dan etika bermedia sosial.Madrasah juga dapat mengembangkan komunitas dai muda berbasis teknologi yang difasilitasi oleh guru dan pembina dakwah agar pembinaan karakter berlangsung berkelanjutan dan kontekstual.Untuk memperkuat kontribusi ilmiah, penelitian lanjutan disarankan menelaah efektivitas model pembinaan dakwah digital di berbagai madrasah, melakukan kajian komparatif antara madrasah negeri dan swasta, serta mengembangkan studi longitudinal untuk menelusuri keberlanjutan implementasi nilai keislaman pada kehidupan sosial alumni.Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan pendidikan Islam, tetapi juga menawarkan implikasi praktis yang relevan bagi penguatan dakwah dan pendidikan karakter di era modern.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menelaah lebih lanjut efektivitas model pembinaan dakwah digital di berbagai madrasah, baik negeri maupun swasta, serta melakukan studi longitudinal untuk menelusuri keberlanjutan implementasi nilai-nilai keislaman pada kehidupan sosial alumni. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan fokus pada strategi penguatan karakter dai melalui pendekatan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta mengkaji peran guru PAI dalam proses internalisasi nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter dai. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan Islam dan dakwah di era modern.

  1. Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam melalui Metode Pembiasaan Siswa Madrasah Ibtidaiyah... comserva.publikasiindonesia.id/index.php/comserva/article/view/197Internalisasi Nilai Nilai Pendidikan Agama Islam melalui Metode Pembiasaan Siswa Madrasah Ibtidaiyah comserva publikasiindonesia index php comserva article view 197
  2. Islamic Boarding School Education: Patterns of Da'i Santri Character Building in Digital Era | Jurnal... jurnal.staidaf.ac.id/jab/article/view/406Islamic Boarding School Education Patterns of Dai Santri Character Building in Digital Era Jurnal jurnal staidaf ac jab article view 406
Read online
File size311.15 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test