IJHPIJHP

International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)

Masalah kesehatan mental remaja, terutama kecemasan dan depresi, masih tinggi di kalangan siswa SMA di Indonesia, namun alat deteksi dini yang mudah diakses terbatas. Penelitian ini mengevaluasi kepuasan pengguna fitur deteksi risiko kesehatan mental pada aplikasi SatuSehat menggunakan model End-User Computing Satisfaction (EUCS) di SMA Negeri 1 Beber, Cirebon. Dengan desain kuantitatif deskriptif-analitis cross-sectional, sampel kuota 96 siswa (71% perempuan, usia 17-18 tahun) mengisi kuesioner Likert 24 item yang divalidasi untuk mengukur lima dimensi EUCS. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena distribusi tidak normal. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan tinggi (rata-rata=4,07/5), dengan format tertinggi (4,17) dan ketepatan waktu terendah (3,92). Semua dimensi berkorelasi positif kuat dengan kepuasan (r=0,688-0,860, p<0,001), dengan kemudahan penggunaan sebagai yang terkuat. Kesimpulan: fitur SatuSehat efektif memenuhi kebutuhan pengguna remaja untuk skrining kesehatan mental.

Studi ini menemukan bahwa siswa SMA Negeri 1 Beber menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap fitur deteksi risiko kesehatan mental pada aplikasi SatuSehat, dengan skor rata-rata 4,07 dari skala 1-5.Lima dimensi EUCS, yaitu konten (4,00), akurasi (3,96), format (4,17), kemudahan penggunaan (4,05), dan ketepatan waktu (3,92), memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kepuasan pengguna, di mana kemudahan penggunaan dan ketepatan waktu menunjukkan hubungan terkuat (r=0,860 dan r=0,846).Temuan ini dikonfirmasi melalui uji Spearman Rank pada 96 responden, sebagian besar perempuan usia 17-18 tahun dari kelas XII.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan sampel yang lebih luas di berbagai sekolah untuk memperkuat generalisasi hasil. Selain itu, pendekatan campuran (kualitatif-kuantitatif) dapat digunakan untuk mendalami pengalaman pengguna secara mendalam. Integrasi fitur SatuSehat dengan program konseling nasional juga perlu dieksplorasi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan mental. Peningkatan kecepatan respons sistem dan kemudahan navigasi menjadi prioritas dalam pengembangan fitur untuk remaja. Terakhir, penelitian jangka panjang dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak berkelanjutan fitur ini terhadap deteksi dini gangguan mental.

Read online
File size847.73 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test