POLKESBANPOLKESBAN
Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan KesehatanDismenorea merupakan gangguan ginekologi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, khususnya progesteron, yang memicu rasa nyeri dengan tingkat keparahan bervariasi. Kondisi ini umum terjadi pada remaja putri dan berdampak pada kualitas hidup serta kemampuan belajar mereka. Produksi prostaglandin yang berlebihan menjadi penyebab utama kontraksi uterus, berkurangnya aliran darah, dan meningkatkan sensitivitas terhadap nyeri. Salah satu alternatif non-farmakologis untuk mengurangi nyeri haid adalah aktivitas fisik seperti menari. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh latihan tari terhadap tingkat nyeri haid pada remaja putri. Desain penelitian yang digunakan ialah komparatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), Total 50 partisipan dibagi ke dalam dua kelompok yakni remaja putri yang mengikuti latihan tari dan tidak mengikuti latihan tari, masing-masing 25 orang, diperoleh melalui purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok mengikuti latihan tari memiliki rata-rata nyeri sebesar 2,24 (SD = 1,480), sementara kelompok yang tidak mengikuti latihan tari sebesar 4,48 (SD = 2,267). Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p 0,000 (p <0,001). Hasil ini mengindikasikan bahwa latihan tari berkontribusi signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri haid. Aktivitas fisik ritmis seperti latihan menari yang dilakukan rutin dua kali seminggu dengan durasi 60 menit, dapat menjadi solusi yang efektif, ekonomis dan menyenangkan dalam manajemen nyeri haid bagi remaja putri.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan tari tradisional Kalimantan berpengaruh signifikan dalam mengurangi intensitas nyeri haid pada remaja putri.Aktivitas fisik ritmis seperti latihan menari dapat menjadi solusi yang efektif, ekonomis, dan menyenangkan dalam manajemen nyeri haid.Oleh karena itu, disarankan agar remaja putri secara rutin melakukan latihan tari sebagai upaya non-farmakologis untuk mengatasi nyeri haid.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi jenis tari tradisional Kalimantan yang paling efektif dalam mengurangi nyeri haid, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti intensitas gerakan, durasi latihan, dan karakteristik responden. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menguji efektivitas jangka panjang latihan tari terhadap nyeri haid, serta dampaknya terhadap kualitas hidup dan kesehatan mental remaja putri. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas latihan tari dengan intervensi lain seperti senam aerobik atau yoga dalam mengurangi nyeri haid. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat latihan tari tradisional Kalimantan dalam mengatasi masalah kesehatan reproduksi pada remaja putri, sehingga dapat diintegrasikan ke dalam program promosi kesehatan yang lebih luas.
| File size | 251.85 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM Simpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media leaflet berpotensi meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan kehamilanSimpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media leaflet berpotensi meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan kehamilan
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Emotional Intelligence dengan kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus tipeHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Emotional Intelligence dengan kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus tipe
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Kemampuan mencapai identitas diri dilakukan melalui serangkaian tugas perkembangan yang harus diselesaikan remaja. Penyebaran COVID-19 di Indonesia berdampakKemampuan mencapai identitas diri dilakukan melalui serangkaian tugas perkembangan yang harus diselesaikan remaja. Penyebaran COVID-19 di Indonesia berdampak
UNIGALUNIGAL Analisis data meliputi analisis univariat dan uji korelasi Spearmans rho. Hasil menunjukkan bahwa 61,86% responden memiliki dukungan informasional keluargaAnalisis data meliputi analisis univariat dan uji korelasi Spearmans rho. Hasil menunjukkan bahwa 61,86% responden memiliki dukungan informasional keluarga
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Depresi postpartum merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi global yang cukup tinggi. Di AmerikaDepresi postpartum merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi global yang cukup tinggi. Di Amerika
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tengah Psycological well being adalah 75,50 dan Kesepian 5,00. Terdapat hubungan yang signifikan antara psychologicalHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tengah Psycological well being adalah 75,50 dan Kesepian 5,00. Terdapat hubungan yang signifikan antara psychological
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Keadaan stunting ini dipresentasikan dengan nilai z-score berdasarkan standar pertumbuhan menurut WHO. Eating difficulties dapat terjadi pada semua kelompokKeadaan stunting ini dipresentasikan dengan nilai z-score berdasarkan standar pertumbuhan menurut WHO. Eating difficulties dapat terjadi pada semua kelompok
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Tujuan: Mengetahui. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross‑sectional. Sampel sebanyak 166 orang dipilih dengan stratified randomTujuan: Mengetahui. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross‑sectional. Sampel sebanyak 166 orang dipilih dengan stratified random
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan pembatasan praktik episiotomi rutin sejak 1990-an, kenyataannya tindakan ini masih seringMeskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan pembatasan praktik episiotomi rutin sejak 1990-an, kenyataannya tindakan ini masih sering
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Latar belakang: Rabies merupakan penyakit anjing gila di Indonesia, data ini diperkuat dengan adanya data dari 18 Provinsi dengan jumlah kasus gigitanLatar belakang: Rabies merupakan penyakit anjing gila di Indonesia, data ini diperkuat dengan adanya data dari 18 Provinsi dengan jumlah kasus gigitan
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui n Tenten Kediri tahun 2024. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian pre eksperimentalTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui n Tenten Kediri tahun 2024. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian pre eksperimental
AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengontrolan asma meningkat dari 18,88 menjadi 20,29 dengan nilai signifikansi (p value) sebesar 0,01. KesimpulanHasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengontrolan asma meningkat dari 18,88 menjadi 20,29 dengan nilai signifikansi (p value) sebesar 0,01. Kesimpulan