YAYASANPENDIDIKANDZURRIYATULQURANYAYASANPENDIDIKANDZURRIYATULQURAN

IHSAN : Jurnal Pendidikan IslamIHSAN : Jurnal Pendidikan Islam

Berhasil atau tidaknya suatu penelitian ilmiah pendidikan tidak lepas dari teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian yang digunakan. Tujuan makalah ini adalah untuk membahas tentang . Makalah ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dimana penulis mengumpulkan referensi berupa buku dan jurnal yang berkaitan dengan tema dalam makalah ini. Hasil makalah ini dapat diuraikan bahwa dalam penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang umum digunakan antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi; wawancara melibatkan interaksi langsung antara peneliti dan responden untuk mendapatkan data berupa pandangan, pengalaman, dan persepsi mereka, observasi melibatkan pengamatan langsung terhadap subjek penelitian, dan studi dokumentasi melibatkan pengumpulan data dari dokumen, arsip, atau bahan tertulis lainnya. Sementara itu, dalam penelitian kuantitatif, teknik pengumpulan data yang umum digunakan adalah angket atau kuesioner, observasi terstruktur, dan eksperimen; angket atau kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data melalui pertanyaan yang telah disusun sebelumnya, observasi terstruktur melibatkan pengamatan yang telah dirancang sebelumnya, dan eksperimen melibatkan manipulasi variabel tertentu untuk melihat dampaknya terhadap variabel lainnya. Instrumen penelitian dalam penelitian kualitatif meliputi panduan wawancara, daftar periksa observasi, pedoman dokumentasi, sedangkan dalam penelitian kuantitatif meliputi angket atau kuesioner, daftar periksa observasi terstruktur, dan instrumen pengukuran dalam eksperimen.

Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik pengumpulan data pada penelitian kualitatif mencakup wawancara, observasi, studi dokumentasi, studi kasus, dan fokus grup, sedangkan pada penelitian kuantitatif meliputi angket/kuesioner, observasi terstruktur, eksperimen, dan studi survei.Instrumen yang digunakan pada masing-masing pendekatan berbeda, dengan panduan wawancara, daftar periksa observasi, dan pedoman dokumentasi untuk kualitatif, serta angket, daftar periksa observasi terstruktur, dan instrumen pengukuran untuk kuantitatif.Selain itu, validitas dan reliabilitas instrumen serta proses kalibrasi menjadi faktor krusial untuk menghasilkan data yang akurat, dapat diandalkan, dan mendukung kualitas penelitian.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi teknik wawancara semi‑terstruktur dengan metode observasi digital dalam meningkatkan kedalaman data kualitatif pada studi kasus pendidikan. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif yang menguji keandalan dan validitas angket berbasis teknologi mobile dibandingkan dengan kuesioner tradisional dalam mengukur persepsi siswa terhadap inovasi pembelajaran. Terakhir, penelitian longitudinal dapat dikembangkan untuk menilai dampak kalibrasi berkelanjutan instrumen pengukuran eksperimen terhadap konsistensi hasil penelitian kuantitatif dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas data selama periode waktu yang panjang.

  1. #penelitian kualitatif#penelitian kualitatif
  2. #kinerja guru#kinerja guru
Read online
File size150.72 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1Fc
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test