STPI PAJAKSTPI PAJAK
Journal of Tax and BusinessJournal of Tax and BusinessMotivasi, Kompensasi dan Budaya Organisasi mempunyai pengaruh yang besar pada Kinerja pegawai Yayasan Almurqoniah. Dari keempat variable tersebut dapat dibuktikan bahwa penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivasi, Kompetensi dan Kompensasi terhadap Kinerja pegawai dengan Budaya Organisasi sebagai variabel moderating di Yayasan Almurqoniah Kabupaten Bogor. Penelitian dilaksanakan pada Yayasan Almurqoniah kabupaten Bogor, melalui sampel penelitian terhadap 52 pegawai, menggunakan rumus persamaan melalui uji interaksi atau kata lainnya Moderated Regression Analysis (MRA) dengan total populasi 52 pegawai dengan margin error 5%. Sedangkan dalam pengumpulan data menggunakan Teknik metode wawancara, kuisioner, juga observasi. Dalam pengolahan data digunakan aplikasi SPSS, untuk uji data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji reliabilitas, uji validitas, uji statistik dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini menunjukkan Motivasi, dan Kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja. Sementara itu Budaya Organisasi dapat memoderasi hubungan antara Motivasi, dengan Kinerja. Sedangkan Budaya Organisasi dapat memoderasi antara hubungan Kompensasi terhadap Kinerja.
Penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi memiliki dampak yang baik terhadap kinerja pegawaidan motivasi pegawai.Menurut tanggapan responden terhadap angket, seiring dengan meningkatnya motivasi pegawai, maka tingkat motivasi siswa juga meningkat.Definisi ini dipraktikkan berdasarkan seberapa baik lulusan diserap ke dalam dunia komersial dan industri.Nilai koefisien sebesar 4,241 dengan nilai signifikansi sebesar 0,047, menunjukkan bahwa kompetensi (X1) semakin meningkat maka pegawai pegawai (Y) semakin meningkat, Hal ini menunjukkan bahwa Kinerja pegawai dipengaruhi oleh remunerasi.Dengan nilai koefisien 0,319 dan nilai signifikansi 0,021, kompensasi (X2) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pegawai pegawai, hal ini menunjukkan bahwa semakin besar kompensasi (X2) maka semakin tinggi pegawai pegawai (Y), Indikator variabel Budaya Organisasi (X3) dalam penelitian ini berpengaruh terhadap Kinerja pegawaipegawai (Y) dengan nilai koefisien sebesar 2,657 dan nilai signifikansi sebesar 0,009 menunjukkan bahwa Budaya Organisasi (X3) maka kinerja pegawai(Y) semakin besar, Dengan koefisien sebesar 3,958 dan nilai signifikan 0,031, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi memperkuat dan memoderasi hubungan budaya organisasi dengan pegawai pegawai.Kompetensi (X1) dimoderatori oleh budaya organisasi (X4) terhadap pegawai pegawai.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi memoderasi dan memperkuat hubungan antara kompensasi dan kinerja pegawaipegawai.Pengaruh kompensasi yang dimoderasi (X2) dengan budaya organisasi (X4) terhadap pegawai kerja pada pegawai sekolah dasar memiliki nilai koefisien sebesar 0,049 dengan nilai signifikansi sebesar 0,049, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil moderasi Budaya Organisasi memperkuat dan pengaruh hubungan Disiplin (X3) terhadap Pegawai Pegawai, menurut pengaruh moderasi disiplin (X3) budaya organisasi (X4) terhadap pegawai pegawai, dengan koefisien 3,978 dan nilai signifikan 0,012.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut yang berfokus pada pengembangan budaya organisasi di sekolah-sekolah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh manajemen sekolah untuk memperkuat budaya organisasi yang positif dan memotivasi pegawai. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki hubungan antara budaya organisasi yang kuat dengan kinerja pegawai secara lebih mendalam, termasuk bagaimana budaya organisasi dapat mempengaruhi motivasi dan komitmen pegawai terhadap organisasi. Penelitian ini juga dapat menganalisis dampak budaya organisasi yang positif terhadap produktivitas dan kualitas kerja pegawai. Dengan demikian, studi lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan pendidikan.
| File size | 181.99 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMWUMW Disarankan agar penjaja makanan meningkatkan praktik kebersihan diri dan penggunaan alat pelindung diri secara konsisten, serta memperbaiki pengelolaanDisarankan agar penjaja makanan meningkatkan praktik kebersihan diri dan penggunaan alat pelindung diri secara konsisten, serta memperbaiki pengelolaan
STPMATARAMSTPMATARAM Strategi pengembangan wisata kuliner dilakukan melalui peningkatan promosi, pelestarian keaslian kuliner, peningkatan kualitas produk, pengembangan saranaStrategi pengembangan wisata kuliner dilakukan melalui peningkatan promosi, pelestarian keaslian kuliner, peningkatan kualitas produk, pengembangan sarana
STPMATARAMSTPMATARAM Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kualitatif deskriptif. Temuan studi ini memperlihatkan bahwa makanan tradisional memperoleh ulasanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kualitatif deskriptif. Temuan studi ini memperlihatkan bahwa makanan tradisional memperoleh ulasan
STPMATARAMSTPMATARAM Paradigma ini menekankan kualitas pengalaman wisatawan, peningkatan nilai ekonomi, pelestarian budaya, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakatParadigma ini menekankan kualitas pengalaman wisatawan, peningkatan nilai ekonomi, pelestarian budaya, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat
STIATA BALONGSTIATA BALONG Populasi dan sampel yang digunakan sebanyak 86 responden dengan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik, yaitu statistikPopulasi dan sampel yang digunakan sebanyak 86 responden dengan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik, yaitu statistik
STPI PAJAKSTPI PAJAK Secara keseluruhan, kontribusi gabungan antara mutasi dan promosi jabatan terhadap kinerja karyawan mencapai 55,4%, sementara 44,6% sisanya dipengaruhiSecara keseluruhan, kontribusi gabungan antara mutasi dan promosi jabatan terhadap kinerja karyawan mencapai 55,4%, sementara 44,6% sisanya dipengaruhi
EBSINAEBSINA Latar Belakang: Successful aging merupakan kondisi di mana lansia tidak hanya hidup lama tetapi juga tetap berstatus sehat, mandiri, dan berguna. Tujuan:Latar Belakang: Successful aging merupakan kondisi di mana lansia tidak hanya hidup lama tetapi juga tetap berstatus sehat, mandiri, dan berguna. Tujuan:
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Populasi penelitian mencakup seluruh desa di Kecamatan Mentok dan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, sedangkan sampel terdiri dari desa‑desa yang terletakPopulasi penelitian mencakup seluruh desa di Kecamatan Mentok dan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, sedangkan sampel terdiri dari desa‑desa yang terletak
Useful /
UMWUMW Adapaun saran penelitian ini, tenaga kesehatan perlu meningkatkan komunikasi terapeutik dan kompetensi, serta puskesmas memperkuat SOP, sistem komunikasi,Adapaun saran penelitian ini, tenaga kesehatan perlu meningkatkan komunikasi terapeutik dan kompetensi, serta puskesmas memperkuat SOP, sistem komunikasi,
POLINDRAPOLINDRA Metode penelitian yang digunakan meliputi pembuatan desain generator, perangkaian generator, alat ukur, serta pengujian performa generator. BerdasarkanMetode penelitian yang digunakan meliputi pembuatan desain generator, perangkaian generator, alat ukur, serta pengujian performa generator. Berdasarkan
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Jumlah pelaku UKM yang diteliti adalah 61 orang. Dalam penelitian ini, bidang ekonomi kreatif mencakup 9 (sembilan) sektor: Periklanan, Penerbitan danJumlah pelaku UKM yang diteliti adalah 61 orang. Dalam penelitian ini, bidang ekonomi kreatif mencakup 9 (sembilan) sektor: Periklanan, Penerbitan dan
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Secara keseluruhan, keberhasilan bank BTN pada tahun 2013 sampai dengan 2015 dapat dikatakan berhasil karena kondisi rentabilitas dan realisasi kreditSecara keseluruhan, keberhasilan bank BTN pada tahun 2013 sampai dengan 2015 dapat dikatakan berhasil karena kondisi rentabilitas dan realisasi kredit