STPMATARAMSTPMATARAM
Journal Of Responsible TourismJournal Of Responsible TourismInventarisasi makanan tradisional menjadi hal yang penting dalam mempopularkan kuliner pada sebuah daerah. Dengan adanya inventarisasi makanan tradisional, sebuah wilayah dapat mencatat setiap makanan populer yang dapat dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi makanan tradisional populer di Kota Batam dan (2) mengklasifikasikan makanan tradisional tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kualitatif deskriptif. Temuan studi ini memperlihatkan bahwa makanan tradisional memperoleh ulasan positif dari konsumen. Tingginya nilai review tersebut membuktikan bahwa makanan tradisional Batam memiliki popularitas yang tinggi ditengah kuliner modern. Karakteristik dari makanan memperlihatkan keunikan teknik pengolahan.
Penelitian ini berhasil menginventarisasi 12 makanan tradisional populer di Kota Batam melalui studi dokumentasi Google Review, observasi, dan wawancara mendalam pada enam rumah makan terpilih.Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional tersebut masih diproduksi, dipasarkan, dan dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga tetap eksis sebagai bagian dari identitas kuliner Kota Batam.Makanan tradisional populer di Kota Batam terdiri atas 4 makanan pokok, 3 lauk-pauk, 4 makanan selingan, dan 1 minuman tradisional.Temuan ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional Kota Batam memiliki keragaman jenis sajian yang didominasi oleh makanan pokok dan makanan selingan, serta didukung oleh pemanfaatan hasil laut sebagai bahan utama pada beberapa hidangan.
1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan inventarisasi makanan tradisional ke wilayah lain di Provinsi Kepulauan Riau untuk membandingkan variasi dan karakteristik kuliner. 2. Studi kuantitatif dapat dilakukan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap makanan tradisional berdasarkan data penjualan atau survei skala besar. 3. Penelitian tentang dampak globalisasi dan modernisasi terhadap keberlanjutan makanan tradisional di Kota Batam dapat dikembangkan dengan fokus pada perubahan perilaku konsumsi dan strategi pelestarian budaya lokal.
| File size | 682.48 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UnsilUnsil Dan motivasi selanjutnya yang menjadi faktor penentu konsumen dalam melakukan sWOM adalah opinion leadership. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konsumenDan motivasi selanjutnya yang menjadi faktor penentu konsumen dalam melakukan sWOM adalah opinion leadership. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konsumen
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Meskipun kualitas jalur yang dihasilkan setara, ACO terbukti jauh lebih efisien dalam memangkas ruang pencarian karena hanya mengevaluasi 50 rute unikMeskipun kualitas jalur yang dihasilkan setara, ACO terbukti jauh lebih efisien dalam memangkas ruang pencarian karena hanya mengevaluasi 50 rute unik
STPMATARAMSTPMATARAM Penelitian ini dilakukan di Grand Madani Hotel untuk menganalisis peluang, tantangan, serta merancang model pengembangan hotel syariah sebagai produk unggulanPenelitian ini dilakukan di Grand Madani Hotel untuk menganalisis peluang, tantangan, serta merancang model pengembangan hotel syariah sebagai produk unggulan
STPMATARAMSTPMATARAM Peluang utama berasal dari tren pernikahan destinasi, dukungan pemerintah, dan kolaborasi dengan influencer. Strategi pengembangan mencakup intensifikasiPeluang utama berasal dari tren pernikahan destinasi, dukungan pemerintah, dan kolaborasi dengan influencer. Strategi pengembangan mencakup intensifikasi
STPMATARAMSTPMATARAM Kondisi ini mendorong pergeseran paradigma pembangunan pariwisata dari orientasi kuantitas menuju kualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran.Kondisi ini mendorong pergeseran paradigma pembangunan pariwisata dari orientasi kuantitas menuju kualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran.
UMSUUMSU Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan dalam aspek pemasaran, belum adanya identitas merek dan kemasan yang menarik, serta rendahnya pemanfaatanPermasalahan utama mitra meliputi keterbatasan dalam aspek pemasaran, belum adanya identitas merek dan kemasan yang menarik, serta rendahnya pemanfaatan
STAIDHISTAIDHI Namun, masalah yang ada saat ini adalah kurangnya keterampilan dan kemampuan dalam memproduksi serta mengembangkan video menjadi sebuah media yang menarik.Namun, masalah yang ada saat ini adalah kurangnya keterampilan dan kemampuan dalam memproduksi serta mengembangkan video menjadi sebuah media yang menarik.
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probabilitas dan sampling purposive. Data dianalisis dengan aplikasi IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkanPengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probabilitas dan sampling purposive. Data dianalisis dengan aplikasi IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan
Useful /
CICOFFICIALCICOFFICIAL Tantangan utama yang masih dihadapi adalah keterbatasan modal, pasar, kepastian lahan, dan ancaman hama, sedangkan peluang terletak pada pengembangan komoditasTantangan utama yang masih dihadapi adalah keterbatasan modal, pasar, kepastian lahan, dan ancaman hama, sedangkan peluang terletak pada pengembangan komoditas
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis linear berganda, uji instrumen, uji asumsi klasikPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis linear berganda, uji instrumen, uji asumsi klasik
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Peningkatan kepuasan dalam e-commerce sering kali meningkatkan kemungkinan pelanggan untuk dating kembali. Penelitian menggunakan model SERVQUAL untukPeningkatan kepuasan dalam e-commerce sering kali meningkatkan kemungkinan pelanggan untuk dating kembali. Penelitian menggunakan model SERVQUAL untuk
STAI TBHSTAI TBH Hadis Nabi Muhammad SAW, sebagai salah satu sumber utama ajaran Islam, memiliki potensi besar untuk menjadi landasan pengembangan kurikulum pendidikan.Hadis Nabi Muhammad SAW, sebagai salah satu sumber utama ajaran Islam, memiliki potensi besar untuk menjadi landasan pengembangan kurikulum pendidikan.