STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM

Al-Fikru: Jurnal IlmiahAl-Fikru: Jurnal Ilmiah

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kedudukan Visum et Repertum dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan berdasarkan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta perspektif hukum pidana Islam. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visum et Repertum memiliki kedudukan strategis sebagai alat bukti surat yang memuat temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban. Meskipun memiliki nilai pembuktian yang kuat, Visum et Repertum tidak bersifat mutlak dan tidak dapat berdiri sendiri untuk membuktikan kesalahan terdakwa. Dalam perspektif hukum pidana Islam, Visum et Repertum dapat ditempatkan sebagai bentuk al-bayyinah kontemporer yang relevan dengan prinsip ijtihad, ahl al-khibrah, dan maslahah. Dengan demikian, Visum et Repertum berfungsi sebagai instrumen ilmiah pendukung yang memperkuat pencarian kebenaran dan keadilan dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan.

Studi ini menyimpulkan bahwa Visum et Repertum (VER) memiliki posisi strategis dalam membuktikan pembunuhan di bawah Pasal 184 KUHAP.VER secara utama berfungsi sebagai bukti dokumen yang berisi temuan medis ilmiah mengenai luka, sebab kematian, dan mekanisme kematian korban.Meskipun memiliki nilai pembuktian yang signifikan, VER tidak bersifat mutlak dan tidak dapat secara mandiri menentukan kesalahan terdakwa.Dari perspektif hukum pidana Islam, VER dapat ditempatkan sebagai bentuk al-bayyinah kontemporer yang selaras dengan prinsip ijtihad, ahl al-khibrah, dan maslahah.Dengan demikian, VER berfungsi sebagai instrumen ilmiah pendukung yang memperkuat pencarian kebenaran dan keadilan dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi Visum et Repertum dengan bentuk-bentuk bukti lain dalam sistem hukum pidana Islam untuk memperkuat proses pembuktian. 2. Studi tentang penerapan prinsip ijtihad dalam interpretasi hasil Visum et Repertum dalam perspektif fiqh jinayah dapat menjadi arah penelitian baru. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Visum et Repertum dalam kasus-kasus di mana korban tidak mungkin memberikan kesaksian, terutama dalam konteks keadilan dan kebenaran hukum.

  1. Jurnal Mercatoria. peranan visum et repertum proses pembuktian perkara penganiayaan kematian putusan... ojs.uma.ac.id/index.php/mercatoria/article/view/2353Jurnal Mercatoria peranan visum et repertum proses pembuktian perkara penganiayaan kematian putusan ojs uma ac index php mercatoria article view 2353
  2. Visum et repertum sebagai alat bukti dalam tindak pidana pembunuhan berencana (studi putusan nomor:214/Pid.B/2019/PN.Bna)... ojs.unimal.ac.id/index.php/jimfh/article/view/6384Visum et repertum sebagai alat bukti dalam tindak pidana pembunuhan berencana studi putusan nomor 214 Pid B 2019 PN Bna ojs unimal ac index php jimfh article view 6384
  3. Analysis of Jinayah Fiqh on the Role of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Persecution : Analisis... ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/delictum/article/view/3187Analysis of Jinayah Fiqh on the Role of Visum Et Repertum in Proving the Crime of Persecution Analisis ejurnal iainpare ac index php delictum article view 3187
Read online
File size353.98 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test