UINSUNAUINSUNA

Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaAl Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama

Aceh merupakan daerah yang diberi hak otonom untuk menjalankan syariat Islam dalam berbagai dimensi kehidupan, sekalipun belum sepenuhnya karena masih dalam naungan negara yang menganut sistem nasional. Hak otonom tersebut termasuk dalam bidang pendidikan. Aceh memiliki kewenangan merancang kurikulum sesuai dengan keadaan masyarakatnya yang mayoritas berpenduduk muslim. Kurikulum adalah suatu pembaharuan atau gagasan yang diharapkan membawa dampak terhadap kurikulum itu sendiri. Kurikulum hanyalah alat atau instrumen untuk mencapai tujuan pendidikan dan pembelajaran yang ditetapkan. Kurikulum bukan sebagai tujuan akhir. Setiap aktifitas yang akan dilakukakan oleh seseorang atau sekelompok orang, maka harus memiliki landasan yang kuat sebagai pijakan agar apa yang dilakukan nantinya benar-benar menghasilkan inovasi, termasuk dalam merancang sebuah kurikulum pendidikan misalnya.

Berdasarkan uraian yang telah penulis sebutkan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa.Agama adalah percaya pada adanya Tuhan Yang Maha Esa dan hukum-hukum yang diwahyukan kepada utusanNya bagi kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat.Perlunya manusia terhadap agama di antaranya adalah karena (a) Latar belakang fitrah manusia.Kenyataan bahwa manusia memiliki fitrah keagamaan ditegaskan dalam ajaran Islam, yakni bahwa agama adalah kebutuhan manusia.Ini adalah karena keterbatasan akal manusia untuk menentukan hal-hal yang di luar kekuatan pikiran manusia itu sendiri, dan juga karena manusia sendiri merupakan makhluk lemah yang sangat memerlukan agama.Manusia dalam kehidupannya senantiasa menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun dari luar.Inovasi adalah penemuan yang dapat berupa sesuatu ide, barang, kejadian, metode yang diamati sebagai sesuatu hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang (masyarakat).Inovasi biasanya muncul dari adanya keresahan dan keinginan dari pihak-pihak tertentu tentang penyelenggaraan pendidikan.Misalnya, keresahan guru tentang proses belajar-mengajar yang dianggap kurang berhasil, keresahan pihak administrator pendidikan tentang kinerja guru, atau mungkin keresahan masyarakat terhadap kinerja dan hasil, bahkan sistem pendidikan.Kurikulum diartikan sebagai jalan terang yang dilalui oleh pendidik dan peserta didik untuk menggabungkan pengetahuan keterampilan, sikap dan seperangkat nilai.Inovasi kurikulum adalah suatu pembaharuan atau gagasan yang diharapkan membawa dampak terhadap kurikulum itu sendiri.Kurikulum hanyalah alat atau instrumen untuk mencapai tujuan pendidikan dan pembelajaran yang ditetapkan.Menjadikan agama sebagai landasan dalam inovasi kurikulum merupakan keniscayaan, di mana setiap poin yang dirancang dan dihasilkan akan memberi dampak positif bagi perkembangan pendidikan.Dengan kata lain bahwa kurikulum yang dilahirkan bersifat islami karena menjadikan agama yang bersumber dari Al-Quran dan Hadist sebagai landasan tempat berpijak.Agama sebagai landasan materi kurikulum dalam pendidikan Islami khususnya di Aceh adalah karena dalam Islam, agama adalah sumber dari ilmu, dimana ilmu dimuat dalam agama, dibicarakan, diberi orientasi, meletakkan prinsip-prinsip dan lain-lainnya.Ilmu menguraikan petunjuk agama, sedang agama memberi dasar dan berusaha memajukan ilmu yang bersifat analitis dan praktikularis.Maka agama Islam dalam hal ini menjadi pemberi nilai dan hakikat serta memberikan pandangan hidup yang komprehensif berdasarkan wahyu.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Meneliti lebih dalam tentang implementasi inovasi kurikulum yang berbasis agama di Aceh, khususnya dalam hal penerapan nilai-nilai agama dalam kurikulum pendidikan. 2. Menganalisis dampak inovasi kurikulum berbasis agama terhadap kualitas pendidikan dan perkembangan spiritual siswa. 3. Mengembangkan model kurikulum yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan nilai-nilai agama, serta mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam pengajaran dan pembelajaran yang sesuai dengan konteks Aceh. 4. Meneliti peran dan kontribusi guru dalam implementasi inovasi kurikulum berbasis agama, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan dan komitmen guru dalam proses ini. 5. Mempelajari tantangan-tantangan dan hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam proses inovasi kurikulum berbasis agama, serta mencari solusi dan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut. 6. Mengembangkan penelitian kolaboratif antara ahli pendidikan, ahli agama, dan praktisi pendidikan di Aceh untuk menciptakan kurikulum yang lebih relevan dan efektif dalam konteks Aceh yang religius.

Read online
File size339.58 KB
Pages29
DMCAReport

Related /

ads-block-test