YAMASIYAMASI

Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sediaan gel ekstrak batang pisang kepok (Musa paradisiaca L.) memiliki efektivitas terhadap Staphylococcus epidermidis dan pada konsentrasi berapakah ekstrak batang pisang kepok paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium untuk mengetahui efektivitas sediaan gel ekstrak batang pisang kepok (Musa paradisiaca L.) terhadap Staphylococcus epidermidis. Hasil penelitian yang telah dilakukan dari sediaan gel ekstrak batang pisang kepok efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis dan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis adalah konsentrasi 3% dengan zona hambatan sebesar 21,41 mm (kuat).

Sediaan gel ekstrak batang pisang kepok (Musa paradisiaca L.) efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis dan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis adalah konsentrasi 3% dengan zona hambatan sebesar 21,41 mm (kuat).

Penelitian lanjutan dapat fokus pada uji aktivitas antibakteri gel ekstrak batang pisang kepok terhadap bakteri lain seperti Staphylococcus aureus atau Escherichia coli untuk memperluas aplikasi sediaan ini. Selain itu, perlu dilakukan optimasi formulasi gel dengan bahan tambahan seperti minyak esensial atau senyawa alami lainnya untuk meningkatkan efektivitas dan stabilitas produk. Peneliti juga disarankan mengeksplorasi mekanisme kerja antibakteri dari ekstrak batang pisang kepok melalui analisis senyawa aktif, seperti flavonoid atau alkaloid, untuk memastikan keamanan dan efikasinya dalam penggunaan medis.

Read online
File size449.58 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test