YAMASIYAMASI
Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi MakassarPenuaan kulit merupakan suatu proses alami yang tidak dapat dicegah. Kondisi ini akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan proses penuaan, termasuk meningkatnya kejadian penuaan kulit. Perubahan pada kulit akibat penuaan dapat berdampak pada kehidupan sosial seseorang, mengingat kulit adalah organ yang paling sering terkena pengaruh lingkungan luar dan juga menjadi bagian tubuh yang paling terlihat saat berinteraksi dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid ekstrak kulit buah tarra dan mengetahui karakteristik fisik dan stabilitas sediaan emulgel ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus). Metode penelitian ini yaitu bersifat eksperimental laboratorium dengan melakukan evaluasi stabilitas fisik sediaan emulgel ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus) sebelum dan setelah cycling test. Hasil Penelitian skrining fitokimia didapatkan kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin. Kadar flavonoid total ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus) dengan spektrofotometri UV-VIS didapatkan kadar sebesar 0.3680. Dan evaluasi stabilitas menunjukkan bahwa kestabilan fisiknya baik, baik sebelum maupun setelah cycling test, dilihat dari aspek organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas.
Kadar flavonoid dari ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus) yang di peroleh sebanyak 0.Sediaan emulgel ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus elasticus) menunjukkan kestabilan fisik yang baik dalam hal uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan viskositas sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan setelah dievaluasi menggunakan metode cycling test.
Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji stabilitas jangka panjang sediaan emulgel di bawah kondisi penyimpanan berbeda. Selain itu, diperlukan uji klinis untuk mengevaluasi efektivitas sediaan emulgel dalam mengatasi tanda-tanda penuaan kulit pada manusia. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas emulgel ini dengan formulasi penghambat penuaan alami lainnya yang menggunakan senyawa antioksidan berbeda.
| File size | 588.59 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
YAMASIYAMASI ) terhadap Staphylococcus epidermidis. Hasil penelitian yang telah dilakukan dari sediaan gel ekstrak batang pisang kepok efektif dalam menghambat pertumbuhan) terhadap Staphylococcus epidermidis. Hasil penelitian yang telah dilakukan dari sediaan gel ekstrak batang pisang kepok efektif dalam menghambat pertumbuhan
YAMASIYAMASI Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan uji korelasi menggunakan Pearson. Hasil menunjukkan rata-rata pengetahuan petugas sebesar 90% (kategori baik),Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan uji korelasi menggunakan Pearson. Hasil menunjukkan rata-rata pengetahuan petugas sebesar 90% (kategori baik),
YAMASIYAMASI Analisis faktor menunjukkan bahwa faktor psikologis mendominasi keputusan pembelian (82%), diikuti oleh faktor pribadi (78%), budaya (74%), dan sosialAnalisis faktor menunjukkan bahwa faktor psikologis mendominasi keputusan pembelian (82%), diikuti oleh faktor pribadi (78%), budaya (74%), dan sosial
YAMASIYAMASI Serum ekstrak kulit buah durian (Durio zibethinus Murray) menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes pada seluruh konsentrasi ujiSerum ekstrak kulit buah durian (Durio zibethinus Murray) menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes pada seluruh konsentrasi uji
YAMASIYAMASI Rata-rata persen penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik Rattus norvegicus pada kelompok kontrol negatif (12.11/3. 55%), kontrol positif (41.97/22.77%),Rata-rata persen penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik Rattus norvegicus pada kelompok kontrol negatif (12.11/3. 55%), kontrol positif (41.97/22.77%),
YAMASIYAMASI Antosianin merupakan metabolit sekunder tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Ubi jalar ungu (Ipomea batatas L Poir) adalah bahan panganAntosianin merupakan metabolit sekunder tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Ubi jalar ungu (Ipomea batatas L Poir) adalah bahan pangan
YAMASIYAMASI Sediaan gel ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L. ) memiliki efektivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. KonsentrasiSediaan gel ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L. ) memiliki efektivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Konsentrasi
YAMASIYAMASI Sementara itu, sirup ekstrak kulit buah pepaya menghasilkan zona hambat 11,65 mm pada konsentrasi 5% dan 13,45 mm pada konsentrasi 15%, tergolong kategoriSementara itu, sirup ekstrak kulit buah pepaya menghasilkan zona hambat 11,65 mm pada konsentrasi 5% dan 13,45 mm pada konsentrasi 15%, tergolong kategori
Useful /
YAMASIYAMASI Nilai pH (9. 7-10. 1) dan tinggi busa (59.67-75.33 mm) memenuhi SNI. Kadar air (8. 3-9. 31%) dan asam lemak bebas (2. 0-2. 3%) juga memenuhi standar. Namun,Nilai pH (9. 7-10. 1) dan tinggi busa (59.67-75.33 mm) memenuhi SNI. Kadar air (8. 3-9. 31%) dan asam lemak bebas (2. 0-2. 3%) juga memenuhi standar. Namun,
YAMASIYAMASI Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada berbagai kombinasi ekstrak, yaitu 25%:75%, 50%:50%, dan 75%:25%. Data zona hambatUji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada berbagai kombinasi ekstrak, yaitu 25%:75%, 50%:50%, dan 75%:25%. Data zona hambat
YAMASIYAMASI Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb), asam sitrat, asam tartrat, natrium bikarbonat, laktosa, alkoholPenelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb), asam sitrat, asam tartrat, natrium bikarbonat, laktosa, alkohol
SEMARANGKOTASEMARANGKOTA Adopsi teknologi ini juga bertujuan untuk menyesuaikan dengan Revolusi Industri 4. Hasil penilaian e-readiness menunjukkan bahwa sebagian besar kecamatanAdopsi teknologi ini juga bertujuan untuk menyesuaikan dengan Revolusi Industri 4. Hasil penilaian e-readiness menunjukkan bahwa sebagian besar kecamatan