YAMASIYAMASI

Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri serta kategori zona hambat sirup ekstrak biji dan kulit buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli. Ekstrak biji dan kulit buah pepaya diformulasikan dalam sediaan sirup dengan konsentrasi 5% dan 15%. Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode paper disk pada media Nutrient Agar (NA), kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sirup ekstrak biji pepaya menghasilkan zona hambat sebesar 8,9 mm pada konsentrasi 5% dan 10,28 mm pada konsentrasi 15%, yang dikategorikan dalam kategori sedang (6-10 mm). Sementara itu, sirup ekstrak kulit buah pepaya menghasilkan zona hambat 11,65 mm pada konsentrasi 5% dan 13,45 mm pada konsentrasi 15%, tergolong kategori kuat (11–20 mm). Kesimpulannya, sirup ekstrak biji dan kulit buah pepaya dengan konsentrasi 15% memiliki efektivitas yang lebih tinggi dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli dibandingkan konsentrasi 5%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sirup ekstrak biji dan kulit buah pepaya (Carica papaya L.) memiliki aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri (bakteriostatik) Eschericia coli.Sirup ekstrak biji pepaya memiliki zona hambat yang dikategorikan sedang, sedangkan sirup ekstrak kulit buah pepaya memiliki zona hambat dengan kategori kuat.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan menggunakan bagian tanaman pepaya yang berbeda, seperti daun atau batang, dan menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri lain selain Escherichia coli. Selain itu, dapat juga mengeksplorasi potensi sirup ekstrak biji dan kulit buah pepaya sebagai alternatif terapi infeksi bakteri yang lebih efektif dan aman. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi sirup, misalnya dengan menambahkan bahan-bahan lain yang memiliki aktivitas antibakteri, sehingga dapat meningkatkan efektivitas sirup dalam menghambat pertumbuhan bakteri.

  1. ANALISIS KADAR TANIN TOTAL EKSTRAK ETANOL BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI... jurnal.farmasi.umi.ac.id/index.php/fitofarmakaindo/article/view/510ANALISIS KADAR TANIN TOTAL EKSTRAK ETANOL BUNGA CENGKEH Syzygium aromaticum L MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI jurnal farmasi umi ac index php fitofarmakaindo article view 510
  2. AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L) TERHADAP BAKTERI Escherchia... doi.org/10.36656/jpfh.v3i1.368AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH PEPAYA CALIFORNIA Carica papaya L TERHADAP BAKTERI Escherchia doi 10 36656 jpfh v3i1 368
  3. Kandungan Enzim Papain pada Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Metabolisme Tubuh | Jurnal Tadris IPA Indonesia.... doi.org/10.21154/jtii.v1i3.312Kandungan Enzim Papain pada Pepaya Carica papaya L Terhadap Metabolisme Tubuh Jurnal Tadris IPA Indonesia doi 10 21154 jtii v1i3 312
Read online
File size478.57 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test