YAMASIYAMASI
Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi MakassarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa dan aktivitas antihipertensi dari ekstrak etanol daun awar-awar (Ficus septica Burm F.) berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik pada Rattus norvegicus. Desain penelitian yang digunakan eksperimental laboratorium secara in-vivo yang dilaksanakan di laboratorium farmakologi fakultas farmasi Universitas Muslim Indonesia. Simplisia daun awar-awar diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70%, hasil ekstrak pekat dihitung nilai persen randemennya, dan dilakukan uji skrining fitokimia. Tikus jantan sebanyak 15 ekor dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na.CMC 1%), kontrol positif (captopril), dan kelompok ekstrak daun awar-awar dengan dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, dan 300 mg/kg BB. Tekanan darah diukur dengan alat Non-Invasive (CODA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pekat dengan nilai randemen sebesar 3,24%. Skrining fitokimia positif golongan senyawa alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, fenolid, dan terpenoid. Rata-rata persen penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik Rattus norvegicus pada kelompok kontrol negatif (12.11/3.55%), kontrol positif (41.97/22.77%), dosis 75 mg/kg BB (20.87/11.64%), 150 mg/kg BB (25.03/41.22%), dan 300 mg/kg BB (38.14/45.83%) memiliki aktivitas antihipertensi yang tidak berbeda secara signifikan dengan captopril.
Ekstrak etanol daun awar-awar (Ficus septica Burm F.) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenolik, dan terpenoid yang menunjukkan aktivitas antihipertensi.Dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, dan 300 mg/kg BB efektif menurunkan tekanan darah pada tikus putih.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif utama dan mengevaluasi toksisitas.
Penelitian lanjutan perlu mengidentifikasi senyawa aktif utama dalam ekstrak daun awar-awar yang berperan dalam aktivitas antihipertensi. Selanjutnya, studi tentang dosis optimal dan efek jangka panjang ekstrak perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan. Terakhir, uji toksisitas pada berbagai dosis diperlukan untuk mengevaluasi potensi penggunaan ekstrak sebagai alternatif pengobatan hipertensi.
| File size | 408.89 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
YAMASIYAMASI Metode penelitian ini yaitu bersifat eksperimental laboratorium dengan melakukan evaluasi stabilitas fisik sediaan emulgel ekstrak kulit buah tarra (ArtocarpusMetode penelitian ini yaitu bersifat eksperimental laboratorium dengan melakukan evaluasi stabilitas fisik sediaan emulgel ekstrak kulit buah tarra (Artocarpus
YAMASIYAMASI Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sukun pada konsentrasi 25 ppm sebesar 1,600, 50 ppm sebesar 2,5966, 100 ppm sebesar 6,9166, danHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sukun pada konsentrasi 25 ppm sebesar 1,600, 50 ppm sebesar 2,5966, 100 ppm sebesar 6,9166, dan
YAMASIYAMASI Permintaan akan produk kosmetik berbahan alami yang aman dan efektif semakin meningkat, salah satunya adalah serum pencerah wajah. Sarang burung waletPermintaan akan produk kosmetik berbahan alami yang aman dan efektif semakin meningkat, salah satunya adalah serum pencerah wajah. Sarang burung walet
YAMASIYAMASI Data dianalisis menggunakan One-Way Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikanData dianalisis menggunakan One-Way Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan
YAMASIYAMASI Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terbuka yang selanjutnya dikodekan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terbuka yang selanjutnya dikodekan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
YAMASIYAMASI Komponen kimia aktif yang memberikan aktivitas antimikroba secara KLT-Bioautografi pada ekstrak etanol daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jack. ) yaituKomponen kimia aktif yang memberikan aktivitas antimikroba secara KLT-Bioautografi pada ekstrak etanol daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jack. ) yaitu
YAMASIYAMASI Karakteristik spesifik ekstrak kulit ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L Poir) secara organoleptik berupa ekstrak berbentuk kental, warna hitam keunguan,Karakteristik spesifik ekstrak kulit ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L Poir) secara organoleptik berupa ekstrak berbentuk kental, warna hitam keunguan,
YAMASIYAMASI Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit daging buah lontar (Borassus flabellifer L. ) memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri StaphylococcusHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit daging buah lontar (Borassus flabellifer L. ) memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus
Useful /
YAMASIYAMASI Kulit buah durian mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan fenolik yang bersifat antibakteri dan antioksidan sehingga dapat digunakanKulit buah durian mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan fenolik yang bersifat antibakteri dan antioksidan sehingga dapat digunakan
YAMASIYAMASI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pati bengkuang dapat dibuat dalam sediaan body lotion yang memenuhi mutu fisik diantaranya uji organoleptik yaitu berwarnaHasil penelitian menunjukkan bahwa pati bengkuang dapat dibuat dalam sediaan body lotion yang memenuhi mutu fisik diantaranya uji organoleptik yaitu berwarna
YAMASIYAMASI Untuk meningkatkan pemanfaatan atau nilai guna dari daun bidara maka dapat dibuat menjadi suatu sediaan yaitu lotion. Tujuan penelitian ini untuk membuatUntuk meningkatkan pemanfaatan atau nilai guna dari daun bidara maka dapat dibuat menjadi suatu sediaan yaitu lotion. Tujuan penelitian ini untuk membuat
SEMARANGKOTASEMARANGKOTA Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis spasial, hidrologis. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi adanya 139 mata air, yangMetode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis spasial, hidrologis. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi adanya 139 mata air, yang