YAMASIYAMASI

Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi Makassar

Biji buah gorek (Caesalpinia bonducella L.) mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, terpenoid, fenol, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol biji buah gorek pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi karagenan. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% menggunakan 15 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (natrium diklofenak 0,068 mg/kgBB), serta kelompok ekstrak etanol dosis 200, 400, dan 600 mg/kgBB. Edema diinduksi menggunakan karagenan 1% dan volume edema diamati selama empat jam. Data dianalisis menggunakan One-Way Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (F = 3,798; p = 0,007). Uji Duncan menunjukkan bahwa kelompok ekstrak dosis 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif, tetapi berbeda signifikan dengan kontrol negatif. Dosis 600 mg/kgBB menunjukkan aktivitas antiinflamasi terbaik di antara kelompok ekstrak. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji buah gorek memiliki aktivitas antiinflamasi terhadap edema kaki tikus yang diinduksi karagenan, dengan dosis 600 mg/kgBB memberikan aktivitas terbaik di antara kelompok ekstrak.

Ekstrak etanol biji buah gorek (Caesalpinia bonducella L.) menunjukkan aktivitas antiinflamasi terhadap edema kaki tikus yang diinduksi karagenan.Dosis 600 mg/kgBB memberikan efek antiinflamasi paling optimal.Namun, efektivitas ekstrak masih lebih rendah dibandingkan natrium diklofenak.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan dosis, metode ekstraksi, dan identifikasi senyawa aktif.

1. Evaluasi hubungan dosis-respons ekstrak biji gorek untuk menentukan dosis optimal yang efektif secara klinis. 2. Identifikasi senyawa aktif dalam ekstrak biji gorek yang berperan dalam aktivitas antiinflamasi melalui teknik analisis kimia terkini. 3. Uji efek antiinflamasi ekstrak biji gorek pada model inflamasi kronis atau penyakit degeneratif untuk memperluas aplikasi terapeutiknya.

  1. Bioassay-guided Isolation of Flavonoids from Caesalpinia bonduc (L.) Roxb. and Evaluation of Their Cytotoxicity.... doi.org/10.22037/ijpr.2020.112557.13824Bioassay guided Isolation of Flavonoids from Caesalpinia bonduc L Roxb and Evaluation of Their Cytotoxicity doi 10 22037 ijpr 2020 112557 13824
  2. Uji Aktivitas Antiinflamasi Akut Ekstrak Etanol dan Ekstrak Air Daun Telang (Clitoria ternatea L.) dengan... doi.org/10.35311/jmpi.v10i1.467Uji Aktivitas Antiinflamasi Akut Ekstrak Etanol dan Ekstrak Air Daun Telang Clitoria ternatea L dengan doi 10 35311 jmpi v10i1 467
Read online
File size363.59 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test