YAMASIYAMASI

Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi Makassar

Penyimpanan obat dan alat kesehatan merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan pelayanan kefarmasian, hal ini berpengaruh terhadap mutu, stabilitas, keamanan, serta efektivitas terapi. Pengelolaan penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan degradasi bahan aktif, penurunan kualitas alat kesehatan, hingga risiko keselamatan pasien. Penerapan sistem penyimpanan yang tepat dan berbasis regulasi menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat dan alat kesehatan di Apotik Rejeki Lestari berdasarkan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pelayanan Kefarmasian tahun 2019.

Sistem penyimpanan obat dan alat kesehatan di Apotek Rejeki Lestari dinyatakan sangat baik dengan kesesuaian sebesar 84% dengan memenuhi 21 item pernyataan yang mengacu pada Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek Kemenkes RI tahun 2019.Item pernyataan yang belum memenuhi adalah penyimpanan obat terpisah untuk obat High Alert dan belum adanya pengatur suhu.

Untuk meningkatkan kualitas penyimpanan obat high alert medication di apotek, perlu dilakukan edukasi dan pelatihan lebih lanjut bagi apoteker dan tenaga teknis kefarmasian. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi dan pemantauan penyimpanan secara berkala untuk menjaga mutu dan keamanan obat. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem penyimpanan yang lebih efektif dan efisien, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengelola obat-obatan yang berisiko tinggi.

  1. Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek M Manado | Biofarmasetikal... doi.org/10.55724/j.biofar.trop.v4i1.312Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek M Manado Biofarmasetikal doi 10 55724 j biofar trop v4i1 312
Read online
File size426.06 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test