YAMASIYAMASI

Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi Makassar

Daun pepaya (Carica papaya L.) dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional karena kandungan senyawa bioaktifnya yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Udema merupakan salah satu bentuk respon inflamasi yang ditandai dengan akumulasi cairan pada jaringan interstisial ini akibat peningkatan permeabilitas vaskular. Penelitian telah bertujuan untuk mengevaluasi efek antiudema sediaan Facewash yang mengandung ekstrak daun pepaya pada kulit punggung tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap. Udema diinduksi menggunakan suspensi karagenan 3% secara subkutan pada kulit punggung tikus. Pengukuran ketebalan lipatan kulit dilakukan menggunakan jangka sorong sebelum perlakuan (Tâ‚€) dan setelah induksi pada interval waktu tertentu. Tikus dibagi menjadi beberapa kelompok perlakuan yang diberikan sediaan Facewash ekstrak daun pepaya dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan Facewash ekstrak daun pepaya memiliki aktivitas antiudema dengan penurunan ketebalan lipatan kulit dibandingkan kontrol. Konsentrasi 10% menunjukkan efek penurunan udema tertinggi sebesar 9%, diikuti konsentrasi 20% sebesar 5%, dan konsentrasi 5% sebesar 3%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sediaan Facewash ekstrak daun pepaya berpotensi sebagai agen antiinflamasi topikal, dengan konsentrasi optimum pada 10%.

Facewash ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terbukti memiliki aktivitas antiudema pada tikus yang diinduksi karagenan, dengan konsentrasi 10% sebagai yang paling optimal sehingga ekstrak berpotensi sebagai agen antiinflamasi topikal berbasis bahan alam.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek jangka panjang sediaan facewash ekstrak daun pepaya melalui uji aplikasi topikal berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi efek sinergis kombinasi ekstrak pepaya dengan agen antiinflamasi alami lainnya untuk meningkatkan efektivitas. Selanjutnya, penelitian dapat fokus pada identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam daun pepaya yang bertanggung jawab atas aktivitas antiinflamasi menggunakan teknik kromatografi canggih.

Read online
File size424.91 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test