UNIMALUNIMAL

Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

Bioetanol adalah etanol atau senyawa alkohol yang diperoleh melalui proses fermentasi biomassa dengan bantuan mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan limbah kulit kopi yang terbuang di masyarakat, khususnya Aceh Tengah. Metode penelitian menggunakan cara fermentasi dan distilasi dengan variasi waktu fermentasi 2, 4, dan 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar bioetanol tertinggi adalah 5,533%, densitas bioetanol tertinggi adalah 0,8324 gr/ml, dan viskositas tertinggi adalah 1,09 cP. Kadar bioetanol dipengaruhi oleh lamanya waktu fermentasi dan kadar ragi yang diberikan. Densitas dan viskositas bioetanol yang diperoleh telah memenuhi Standar Nasional Indonesia.

Kadar bioetanol terbaik yang didapat adalah 5,5313 dengan densitas 0,8493 dan viskositas 1,09 Cp.Semakin lama waktu fermentasi dan kadar ragi yang diberikan, semakin baik produk yang dihasilkan.Hasil penelitian ini telah memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Untuk meningkatkan hasil produksi bioetanol, disarankan untuk melakukan proses hidrolisis yang akan memudahkan perombakan selulosa menjadi glukosa. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan variasi waktu fermentasi yang lebih panjang dan variasi kadar ragi yang lebih tinggi untuk mengeksplorasi potensi peningkatan produksi bioetanol. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses fermentasi dengan menggunakan mikroorganisme yang berbeda atau kombinasi mikroorganisme untuk meningkatkan efisiensi produksi bioetanol.

  1. PEMBUATAN BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT KOPI SECARA FERMENTASI MENGGUNAKAN RAGI ROTI | Chemical Engineering... doi.org/10.29103/cejs.v3i2.7868PEMBUATAN BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT KOPI SECARA FERMENTASI MENGGUNAKAN RAGI ROTI Chemical Engineering doi 10 29103 cejs v3i2 7868
Read online
File size378.79 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test