UINMADURAUINMADURA

Mabny: Journal of Sharia Management and BusinessMabny: Journal of Sharia Management and Business

Aktivitas produksi merupakan hal wajib dilakukan guna memenuhi segala kebutuhan manusia dan untuk memanfaatkan ketersediaan dari sumber daya alam guna memenuhi segala apa yang dibutuhkan oleh manusia dengan memproduksinya maupun mengolahnya. Dalam islam sendiri juga dijelaskan perihal menjadi produsen yang baik dengan berlandaskan kepada teori produksi dalam ekonomi islam. Maka itu jurnal ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum maupun pengetahuan terhadap masyarakat umum serta terkhusus bagi produsen agar memahami alur agama islam dalam menjelasakan teori produksi serta mengaturnya.

Teori produksi merupakan kajian tentang proses dalam ekonomi untuk merubah faktor produksi ke hasil produksi.Produksi merupakan suatu aktivitas yang dilakukan untuk menambah nilai suatu barang.Dalam mekanisme pandangan islam seorang produsen muslim dalam melakukan aktivitas produksinya tidak hanya didasarkan hanya sebatas untuk mendapat keuntungan melainkan juga harus didasarkan kepada prinsip-prinsip islam yang telah ditetapkan, dalam produksi islam mengenal sistem bagi hasil yaitu profit sharing, revenue sharing dan loss profit sharing.Akan tetapi dalam pendangan konvensional lebih mengenal riba dan pada dasarnya letak perbedaan diantara keduanya terletak pada filosofi yang dijadikan landasannya dan bukan pada keilmuannya.Profit sharing merupakan tata cara bagi hasil dengan kesepakatan jika pihak pemodal menanggung segala biaya, maka keuntungan yang akan dibagi.Revenue sharing merupakan tata cara bagi hasil dengan kesepakatan seluruh biaya ditanggung pengelola dan pemodal terlepas dari segala produksi.Loss profit sharing merupakan tata cara bagi hasil dengan kesepakatan keduannya menanggung segala kondisi secara bersama-sama dalam usahanya.

Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut perbedaan antara teori produksi konvensional dan , khususnya dalam hal sistem bagi hasil dan implikasinya terhadap produsen dan masyarakat. 2. Meneliti dan mengembangkan strategi inovatif dalam produksi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kreativitas, efisiensi, dan keberlanjutan (green production). 3. Mengkaji lebih dalam tentang peran dan tanggung jawab produsen dalam menjaga lingkungan dan sumber daya alam, serta bagaimana teori produksi Islam dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Read online
File size281.87 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test