UNIMALUNIMAL

Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM)Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM)

Perilaku konsumtif tidak hanya menjangkiti masyarakat modern perkotaan. Realitasnya para petani yang umumnya hidup di wilayah pedesaan juga terpengaruh budaya konsumtif. Pasca panen hasil pertanian dijadikan momentum untuk berbelanja. Komoditas yang dibeli tidak terbatas pada kebutuhan pokok melainkan juga kebutuhan lain yang bersifat pemenuhan hasrat dan keinginan. Penelitian ini memfokuskan pada petani yang tidak memiliki lahan sendiri dalam bertani padi dan berperilaku konsumtif pasca panen. Selain itu, studi ini juga melihat dampak yang ditimbulkan dari perilaku konsumtif terhadap kehidupan keluarga petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif keluarga petani di Gampong Matang Maneh berperilaku konsumtif pasca panen adalah tersedianya biaya dan keinginan berperilaku konsumtif. Adapun dampak perilaku konsumtif terhadap petani pasca panen di Gampong Matang Maneh diantaranya tidak sanggup membayar sewa tanah dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Sementara upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari adalah (a) melibatkan anggota keluarga dalam bekerja, (b) dan mengutang kebutuhan pokok.

Motif masyarakat di Gampong Matang Maneh berperilaku konsumtif pasca panen adalah tersedianya biaya dan keinginan berperilaku konsumtif.Perilaku ini meninggalkan permasalahan seperti tidak sanggup membayar sewa lahan dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.Kondisi tersebut mendorong sebagian keluarga petani melakukan berbagai upaya guna memenuhi kebutuhan pasca panen seperti melibatkan anggota keluarga dalam bekerja sampingan dan mengutang kebutuhan pokok.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial budaya yang mendorong perilaku konsumtif pada petani padi, seperti pengaruh norma sosial, gaya hidup, dan paparan terhadap iklan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana nilai-nilai dan keyakinan masyarakat memengaruhi keputusan konsumsi mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program literasi keuangan bagi petani padi, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pengelolaan keuangan, perencanaan anggaran, dan investasi. Program ini dapat membantu petani dalam membuat keputusan keuangan yang lebih bijak dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran lembaga keuangan mikro dalam memberikan akses layanan keuangan yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan petani padi, seperti kredit usaha kecil, tabungan, dan asuransi pertanian. Dengan demikian, petani dapat memiliki akses ke sumber daya keuangan yang dapat membantu mereka meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan mengurangi risiko keuangan.

Read online
File size253.48 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test