YAMASIYAMASI

Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi Makassar

Permintaan akan produk kosmetik berbahan alami yang aman dan efektif semakin meningkat, salah satunya adalah serum pencerah wajah. Sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) mengandung senyawa bioaktif seperti glikoprotein dan epidermal growth factor (EGF) yang diketahui berpotensi sebagai agen pencerah kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas serum wajah yang mengandung ekstrak sarang burung walet asal Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kecerahan kulit, serta membandingkannya dengan serum berbasis Niacinamide. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan 12 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus), yang dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan (konsentrasi 10%, 20%, dan 30%) dan satu kontrol positif (Niacinamide). Area punggung tikus dipigmentasi menggunakan UV-B dan dioleskan serum selama tujuh hari. Pengukuran kecerahan dilakukan menggunakan skala skin tone. Hasil menunjukkan bahwa serum dengan konsentrasi 30% memberikan peningkatan kecerahan paling signifikan, dengan penurunan nilai skin tone dari 15 menjadi 3, lebih baik dibandingkan dengan niacinamide.

Berdasarkan hasil penelitian, serum sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) terbukti efektif sebagai agen pencerah kulit pada tikus putih (Rattus norvegicus).Serum dengan konsentrasi 30% menunjukkan efektivitas paling tinggi dalam menurunkan nilai skin tone dibandingkan konsentrasi 10%, 20%, maupun kontrol positif berbasis niacinamide, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif kosmetik pencerah kulit berbasis bahan alam.

Dalam penelitian lanjutan, perlu diuji efektivitas serum sarang burung walet pada berbagai jenis kulit manusia untuk memastikan universalitas manfaatnya. Selain itu, penelitian dapat menggabungkan ekstrak sarang burung walet dengan bahan alami lainnya, seperti vitamin C atau ekstrak lidah buaya, untuk meningkatkan efek pencerah kulit secara sinergis. Terakhir, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas serum ini dalam penggunaan rutin selama beberapa bulan, termasuk pengaruhnya terhadap struktur dan kelembapan kulit. Ketiga saran ini dapat memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan produk kosmetik berbasis bahan alami yang lebih aman dan efektif bagi konsumen.

  1. Comparative study of the photo‑protective and anti‑melanogenic properties of gomisin D, J and O.... doi.org/10.3892/mmr.2021.12524Comparative study of the photoAcprotective and antiAcmelanogenic properties of gomisin D J and O doi 10 3892 mmr 2021 12524
  2. Interruption of p38MAPK-MSK1-CREB-MITF-M pathway to prevent hyperpigmentation in the skin. interruption... ijbs.com/v20p1688.htmInterruption of p38MAPK MSK1 CREB MITF M pathway to prevent hyperpigmentation in the skin interruption ijbs v20p1688 htm
  3. MANFAAT KONSUMSI SARANG BURUNG WALET | Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis. manfaat konsumsi sarang burung walet... doi.org/10.30743/jkin.v9i1.43MANFAAT KONSUMSI SARANG BURUNG WALET Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis manfaat konsumsi sarang burung walet doi 10 30743 jkin v9i1 43
  4.  . 0 mdpi.com/2073-4360/15/15/3296A 0 mdpi 2073 4360 15 15 3296
Read online
File size475.71 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test