UIN SUKAUIN SUKA

JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga)JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga)

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kematangan buah pisang kepok berdasarkan warna kulit buah pisang menggunakan metode K-Nearest Neighbor (K‑NN). Pisang adalah komoditas penting di Indonesia, dengan berbagai tingkat kematangan yang perlu diidentifikasi. Proses identifikasi kematangan buah pisang saat ini masih dilakukan secara manual, yang memerlukan banyak tenaga kerja dan cenderung subjektif. Metode K‑NN digunakan untuk mengklasifikasikan buah pisang berdasarkan warna kulitnya. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data citra pisang dengan tiga tingkat kematangan (mentah, matang, dan busuk) dan ekstraksi fitur warna RGB dari citra tersebut. Pada penelitian ini juga menggunakan tiga metode jarak yaitu Euclidean, Minkowski, dan Manhattan yang berfungsi untuk membandingkan hasil akurasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai akurasi metode jarak Euclidean sebesar 84%, metode jarak Minkowski sebesar 82%, dan Manhattan sebesar 80%. Maka hasilnya menunjukkan bahwa metode K‑N N dengan metode jarak Euclidean memberikan hasil yang baik dalam mengidentifikasi tingkat kematangan buah pisang. Dengan menerapkan algoritma K‑NN, penelitian ini mencoba mengatasi kelemahan proses identifikasi manual yang memakan waktu dan subjektifitas manusia, dengan harapan memberikan solusi yang lebih akurat dan efisien untuk industri pisang. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengotomatisasi proses identifikasi tingkat kematangan buah pisang dan meningkatkan efisiensi dalam pemilahan buah pisang. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat praktis bagi masyarakat dan menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut di bidang ini.

Penelitian menunjukkan bahwa K‑Nearest Neighbor dapat mengidentifikasi kematangan pisang dengan akurasi tertinggi pada metode Euclidean (84%) dibandingkan Minkowski (82%) dan Manhattan (80%) untuk k = 10‑14.Keberhasilan sangat dipengaruhi pilihan parameter dan tujuan identifikasi.Diperlukan penelitian lanjutan dengan mengeksplorasi metode alternatif, variasi jenis pisang, penambahan fitur, serta memperbanyak data latih dan uji untuk meningkatkan akurasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan jaringan saraf konvolusional (CNN) untuk klasifikasi kematangan pisang dengan citra yang diambil dalam berbagai kondisi pencahayaan, sehingga dapat meningkatkan ketangguhan model terhadap variasi lingkungan. Selanjutnya, penting untuk meneliti kombinasi fitur warna RGB dengan fitur tekstur seperti GLCM pada berbagai varietas pisang selain kepok, dengan tujuan meningkatkan akurasi klasifikasi pada dataset yang lebih heterogen. Selain itu, dapat dikembangkan sistem identifikasi kematangan pisang berbasis smartphone yang mengintegrasikan model K‑NN atau model deep learning secara real‑time, kemudian diuji penerapannya pada skala produksi pertanian untuk menilai efektivitasnya dalam meningkatkan efisiensi pemilahan buah di lapangan.

  1. Klasifikasi Daun Dengan Perbaikan Fitur Citra Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor | Ultimatics : Jurnal... ejournals.umn.ac.id/index.php/TI/article/view/356Klasifikasi Daun Dengan Perbaikan Fitur Citra Menggunakan Metode K Nearest Neighbor Ultimatics Jurnal ejournals umn ac index php TI article view 356
  2. Perbandingan Akurasi Euclidean Distance, Minkowski Distance, dan Manhattan Distance pada Algoritma K-Means... ejournal.poltekharber.ac.id/index.php/informatika/article/view/1253Perbandingan Akurasi Euclidean Distance Minkowski Distance dan Manhattan Distance pada Algoritma K Means ejournal poltekharber ac index php informatika article view 1253
Read online
File size518.24 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test