HAMZANWADIHAMZANWADI

ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada MasayarakatABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat

Pemerintah Indonesia saat ini sedang menggalakkan pembelajaran Abad 21 dengan penerapan HOTS (High Order Thinking Skill) dan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowledge). Penerapan system ini sangat terasa dampaknya ketika adanya pandemic Covid 19 sejak tahun 2020. Keadaan ini memaksa seluruh proses pembelajaran berubah. Semua pembelajaran diharuskan melalui pembelajaran daring. Guru dan peserta didik mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri karena tidak terbisa menggunakan TIK dalam proses pembelajaran. SDN 4 Rarang memiliki guru yang sebagian besar mampu menguasai TIK dasar, akan tetapi tidak memanfaat kemampuan tersebut untuk mengembangakan media pembelajaran. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk melatih guru-guru di SDN 4 Rarang dalam mengembangkan media pembelajaran berupa video pembelajaran dan mengupload video tersebut ke laman YouTube. Metode yang digunakan ceramah dan praktik. Peserta kegiatan berjumlah 9 orang guru. Hasil dari kegiatan ini yaitu dari 9 orang guru yang mengikuti pelatihan, 7 orang telah mampu membuat video pembelajaran dan mengupload video tersebut ke laman YouTube, sedangkan 2 orang masih belum terlalu menguasai materi diakibatkan salah satunya karena factor usia, sehingga penerimaan materi pelatihan kurang tersampaikan dengan baik, dengan persentase ketercapaian 83,9%.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan sesuai rencana dan berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan.Sebagian besar peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta mampu menghasilkan dan mengunggah video pembelajaran ke YouTube.Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan pencapaian yang baik.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh program pelatihan In‑House yang bersifat longitudinal, yaitu serangkaian sesi pelatihan selama satu semester, terhadap keberlanjutan kompetensi guru dalam membuat dan mengelola media pembelajaran digital dibandingkan dengan pelatihan satu kali; selanjutnya, studi dapat meneliti dampak kolaborasi produksi video antara guru dan siswa terhadap tingkat keterlibatan serta hasil belajar siswa di sekolah dasar pedesaan; serta, penelitian dapat mengembangkan model penjadwalan adaptif yang menyesuaikan sesi pelatihan dengan kalender akademik (misalnya akhir pekan atau libur semester) untuk meningkatkan partisipasi guru dan meminimalkan gangguan terhadap proses belajar mengajar.

Read online
File size637.54 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test