JDMFSJDMFS
Journal of Dentomaxillofacial ScienceJournal of Dentomaxillofacial ScienceTujuan: Laporan kasus ini menggambarkan manajemen endodontik molar pertama maksila dengan konfigurasi kanal Vertucci tipe II, kompleksitas anatomi yang meningkatkan risiko kesalahan prosedural dan kegagalan pengobatan, dengan memanfaatkan teknik Schilder untuk mencapai segel yang lengkap dan hermetik.. Laporan Kasus: Pasien perempuan berusia 29 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi Universitas Hasanuddin di Makassar dengan keluhan pengelupasan pengisian gigi sebelumnya dan rasa sakit pada molar pertama maksila kanan (gigi #16). Pemeriksaan klinis mengungkapkan karies pada area oklusal. Radiografi periapikal menunjukkan radiolusen pada pulpa tanpa kelainan periapikal dan mengungkapkan sistem kanal akar yang konsisten dengan klasifikasi Vertucci tipe II. Diagnosis akhir adalah pulpitis irreversibel asimtomatik. Gigi tersebut dikelola dengan perawatan saluran akar menggunakan teknik persiapan crown-down, diikuti dengan obturasi menggunakan teknik Schilder dan penempatan restorasi komposit langsung.. Hasil: Persiapan crown-down menciptakan bentuk kerucut kerucut ideal yang diperlukan untuk teknik obturasi lanjutan. Teknik Schilder kemudian memanfaatkan gutta-percha yang diplastisasi secara termal, memungkinkan aliran dan adaptasi ke kanal yang bergabung dan irregularitas bawaan konfigurasi Vertucci Tipe II.. Kesimpulan: Teknik Schilder esensial untuk mengobati dengan sukses molar maksila dengan anatomi kompleks Vertucci Tipe II, karena menghasilkan obturasi yang padat dan beradaptasi dengan baik yang ditandai dengan segel hermetik yang dikonfirmasi secara radiografis.
Teknik Schilder penting untuk mengobati dengan sukses molar maksila dengan anatomi kompleks Vertucci Tipe II, karena menghasilkan obturasi yang padat dan beradaptasi dengan baik yang ditandai dengan segel hermetik yang dikonfirmasi secara radiografis.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas teknik Schilder dalam menangani konfigurasi kanal yang lebih kompleks, seperti Vertucci tipe III atau IV. Selain itu, studi komparatif antara teknik Schilder dan teknik obturasi lainnya dalam berbagai konfigurasi kanal dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang keunggulan dan keterbatasan masing-masing teknik. Terakhir, penelitian yang berfokus pada optimasi teknik Schilder untuk meningkatkan adaptasi dan kepadatan obturasi, khususnya dalam kanal yang sulit dijangkau, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap praktik endodontik.
| File size | 3.2 MB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
BIOSCMEDBIOSCMED Basis data dicari secara sistematis untuk uji klinis acak dan analisis sekunder mereka yang melaporkan hasil kardiovaskular dan hipotensi ortostatik yangBasis data dicari secara sistematis untuk uji klinis acak dan analisis sekunder mereka yang melaporkan hasil kardiovaskular dan hipotensi ortostatik yang
BIOSCMEDBIOSCMED LAG-3 menunjukkan respons imun yang dapat diaktifkan, sementara TIGIT dan TIM-3 menunjukkan kelelahan imun yang parah.memetakan profil ini memberikan nilaiLAG-3 menunjukkan respons imun yang dapat diaktifkan, sementara TIGIT dan TIM-3 menunjukkan kelelahan imun yang parah.memetakan profil ini memberikan nilai
BIOSCMEDBIOSCMED Sebaliknya, pada infark arteri serebral tengah ganas, kadar melatonin lebih tinggi secara paradoksik terkait dengan hasil klinis buruk, termasuk mortalitasSebaliknya, pada infark arteri serebral tengah ganas, kadar melatonin lebih tinggi secara paradoksik terkait dengan hasil klinis buruk, termasuk mortalitas
JDMFSJDMFS Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara stunting dan pola karies gigi pada anak usia 6–12 tahun di Kabupaten Gowa, Indonesia. Studi observasionalPenelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara stunting dan pola karies gigi pada anak usia 6–12 tahun di Kabupaten Gowa, Indonesia. Studi observasional
JDMFSJDMFS Bahan dan Metode: Eksperimen laboratorium menggunakan 12 kelompok dengan tiga replikasi (total 36 sampel). Kelompok meliputi Moringa oleifera dengan Ca(OH)2,Bahan dan Metode: Eksperimen laboratorium menggunakan 12 kelompok dengan tiga replikasi (total 36 sampel). Kelompok meliputi Moringa oleifera dengan Ca(OH)2,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional yaitu penelitian yang dilakukan secaraPenelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional yaitu penelitian yang dilakukan secara
UnwahasUnwahas Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik karena gangguan sekresi insulin yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Penggunaan obatDiabetes mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik karena gangguan sekresi insulin yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Penggunaan obat
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen akademik yang membahas efektivitas senam hipertensi dalamPenelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen akademik yang membahas efektivitas senam hipertensi dalam
Useful /
BIOSCMEDBIOSCMED Anestesi induksi cepat dilakukan dengan manajemen cairan yang hati-hati menggunakan rumus Holliday-Segar untuk mencegah pemanasan tekanan kompartemen.Anestesi induksi cepat dilakukan dengan manajemen cairan yang hati-hati menggunakan rumus Holliday-Segar untuk mencegah pemanasan tekanan kompartemen.
BIOSCMEDBIOSCMED Teknik ini memfasilitasi perbaikan yang ditargetkan, meminimalkan morbiditas pada populasi rentan ini. Integrasi data aliran fisiologis dari scintigraphyTeknik ini memfasilitasi perbaikan yang ditargetkan, meminimalkan morbiditas pada populasi rentan ini. Integrasi data aliran fisiologis dari scintigraphy
BIOSCMEDBIOSCMED Data diekstrak mengenai prevalensi avulsi, tahap kuantifikasi prolaps organ panggul (POP-Q), dan dimensi hiatus levator. Hasil utama adalah Rasio PeluangData diekstrak mengenai prevalensi avulsi, tahap kuantifikasi prolaps organ panggul (POP-Q), dan dimensi hiatus levator. Hasil utama adalah Rasio Peluang
JDMFSJDMFS Sumantri, Parepare, Indonesia, salah satu rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Selatan. Material dan Metode: Studi kuantitatif cross-sectional melibatkanSumantri, Parepare, Indonesia, salah satu rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Selatan. Material dan Metode: Studi kuantitatif cross-sectional melibatkan