JDMFSJDMFS

Journal of Dentomaxillofacial ScienceJournal of Dentomaxillofacial Science

Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak Moringa oleifera dan chitosan, dalam kombinasi dengan kalsium hidroksida [Ca(OH)2], terhadap P. gingivalis. Bahan dan Metode: Eksperimen laboratorium menggunakan 12 kelompok dengan tiga replikasi (total 36 sampel). Kelompok meliputi Moringa oleifera dengan Ca(OH)2, chitosan dengan Ca(OH)2, dan campuran M. oleifera, chitosan, dan Ca(OH)2. Setiap kelompok memiliki empat subkelompok: kontrol Ca(OH)2 dan rasio konsentrasi 1:1, 1.5:1, dan 2:1. Aktivitas antibakteri diukur melalui difusi cakram pada 24, 48, dan 72 jam, diikuti oleh uji One-Way ANOVA dan Kruskal-Wallis.

Meskipun kombinasi tidak meningkatkan secara signifikan efek antibakteri kalsium hidroksida, tren menunjukkan potensi efek sinergis pada konsentrasi tinggi dan paparan yang lebih lama.Hasil menunjukkan bahwa campuran Moringa oleifera dan chitosan dengan Ca(OH)2 memiliki potensi sebagai bahan tambahan dalam pengobatan pulpa dan endodontik regeneratif.

1. Meneliti rasio optimal ekstrak Moringa oleifera terhadap Ca(OH)2 untuk efektivitas antibakteri maksimal. 2. Mengevalusi stabilitas jangka panjang campuran dalam aplikasi kedokteran gigi. 3. Melakukan studi in vivo untuk mengevaluasi biokompatibilitas dan efektivitas dalam model hewan.

Read online
File size2.72 MB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test