ITSCIENCEITSCIENCE
Healthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanHealthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanPeriode postpartum merupakan fase adaptasi fisiologis dan psikologis yang kompleks bagi seorang ibu setelah melahirkan. Pada periode ini, perubahan hormonal dan emosional dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan psikologis seperti depresi postpartum dan kecemasan. Berbagai pendekatan nonfarmakologis mulai dikembangkan untuk membantu mengurangi gejala tersebut, salah satunya melalui penggunaan aromaterapi sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti ilmiah mengenai penggunaan aromaterapi dalam menurunkan gejala depresi dan kecemasan pada ibu postpartum. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui beberapa basis data ilmiah, yaitu PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar. Artikel yang dimasukkan dalam penelitian ini adalah artikel penelitian asli yang membahas penggunaan aromaterapi pada ibu postpartum dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Proses seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan serta melalui tahap penilaian kualitas artikel menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. Hasil penelusuran literatur menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya penurunan tingkat kecemasan dan gejala depresi pada ibu postpartum setelah diberikan intervensi aromaterapi. Jenis minyak esensial yang paling banyak digunakan adalah lavender, yang diketahui memiliki efek relaksasi melalui stimulasi sistem limbik pada otak yang berperan dalam pengaturan emosi dan respons stres. Berdasarkan hasil sintesis literatur, aromaterapi berpotensi menjadi salah satu intervensi komplementer yang dapat membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan pada ibu postpartum. Namun demikian, penelitian lebih lanjut dengan desain penelitian yang lebih kuat dan jumlah sampel yang lebih besar masih diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas aromaterapi dalam konteks kesehatan mental ibu postpartum.
Systematic literature review ini menunjukkan bahwa aromaterapi, terutama minyak esensial lavender dan bergamot, secara konsisten berhubungan dengan penurunan skor depresi postpartum dan gejala postpartum blues berdasarkan instrumen terstandar seperti EPDS.Temuan ini mengindikasikan bahwa aromaterapi memiliki potensi sebagai intervensi komplementer berbasis mekanisme neurobiologis melalui modulasi sistem limbik dan respons stres maternal.Meskipun sebagian besar studi memiliki kualitas metodologis yang baik, dominasi desain quasi-eksperimental, ukuran sampel yang relatif kecil, serta heterogenitas jenis intervensi dan durasi pemberian membatasi kekuatan generalisasi dan inferensi kausalitas.Oleh karena itu, diperlukan randomized controlled trial (RCT) berskala besar dengan kontrol variabel psikososial yang lebih ketat untuk memperkuat validitas eksternal dan internal temuan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Mengembangkan studi dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial (RCT), untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas aromaterapi dalam mengurangi gejala depresi dan kecemasan pada ibu postpartum. 2. Melakukan penelitian dengan skala sampel yang lebih besar untuk meningkatkan generalisasi hasil dan memperkuat validitas eksternal. 3. Menganalisis lebih lanjut efek aromaterapi pada aspek biologis, psikologis, dan konteks adaptasi maternal, serta mempertimbangkan variabel-variabel perancu seperti dukungan sosial, riwayat gangguan psikologis, dan kualitas tidur. 4. Meneliti lebih dalam tentang mekanisme neurobiologis aromaterapi dalam mengaktifkan sistem limbik dan regulasi emosi, serta hubungannya dengan respons stres maternal. 5. Mengkaji efek jangka panjang aromaterapi terhadap adaptasi emosional ibu dan proses bonding dengan bayi. 6. Meneliti variasi metode pemberian aromaterapi (inhalasi, difuser, pijat aromaterapi) dan jenis minyak esensial yang digunakan, serta mengidentifikasi jenis aromaterapi yang paling efektif dalam mengurangi gejala depresi dan kecemasan pada ibu postpartum.
- Aromaterapi sebagai Terapi Komplementer pada Gejala Depresi dan Kecemasan Ibu Postpartum: Tinjauan Sistematis... jurnal.itscience.org/index.php/healthcaring/article/view/8149Aromaterapi sebagai Terapi Komplementer pada Gejala Depresi dan Kecemasan Ibu Postpartum Tinjauan Sistematis jurnal itscience index php healthcaring article view 8149
- Phytotherapy Research | Medicinal Chemistry Journal | Wiley Online Library. phytotherapy research medicinal... doi.org/10.1002/ptr.5806Phytotherapy Research Medicinal Chemistry Journal Wiley Online Library phytotherapy research medicinal doi 10 1002 ptr 5806
| File size | 261.27 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UVAYABJMUVAYABJM Diharapkan, temuan dari penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam mencegah kekerasan seksual di Indonesia.Diharapkan, temuan dari penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam mencegah kekerasan seksual di Indonesia.
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Oleh karena itu, upaya promosi kesehatan dan edukasi mengenai PCOS perlu diperluas ke seluruh lapisan mahasiswa lintas jurusan, agar kesadaran dan pengetahuanOleh karena itu, upaya promosi kesehatan dan edukasi mengenai PCOS perlu diperluas ke seluruh lapisan mahasiswa lintas jurusan, agar kesadaran dan pengetahuan
UNTAGUNTAG Melalui analisis ini, penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dampak yang muncul apabila perlindungan terhadap anak korban kekerasan fisik seksualMelalui analisis ini, penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dampak yang muncul apabila perlindungan terhadap anak korban kekerasan fisik seksual
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH 8 g/dl dan terendah 10. 1 g/dl. Persentase kadar hemoglobin rendah ditemukan pada 16 ibu hamil KEK (53. 3%). Kesimpulannya, kadar Hb rendah pada ibu hamil8 g/dl dan terendah 10. 1 g/dl. Persentase kadar hemoglobin rendah ditemukan pada 16 ibu hamil KEK (53. 3%). Kesimpulannya, kadar Hb rendah pada ibu hamil
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Analisis data mencakup analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkanAnalisis data mencakup analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Rekomendasi: Berdasarkan penelitian ini, tempat kerja memberikan dukungan untuk mengatasi HIV/AIDS di tempat kerja dan memberikan dukungan sosial dan kesehatanRekomendasi: Berdasarkan penelitian ini, tempat kerja memberikan dukungan untuk mengatasi HIV/AIDS di tempat kerja dan memberikan dukungan sosial dan kesehatan
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE PTPAS Surakarta memainkan peran penting dalam pencegahan melalui edukasi berbasis sekolah, pelatihan orang tua, dan pendampingan psikososial korban. PenelitianPTPAS Surakarta memainkan peran penting dalam pencegahan melalui edukasi berbasis sekolah, pelatihan orang tua, dan pendampingan psikososial korban. Penelitian
UNSURUNSUR Namun, dalam praktiknya masih terdapat beberapa permasalahan salah satunya adalah ketidak inginan dokter untuk terlibat dalam proses eksekusi kebiri kimia.Namun, dalam praktiknya masih terdapat beberapa permasalahan salah satunya adalah ketidak inginan dokter untuk terlibat dalam proses eksekusi kebiri kimia.
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Pemasak/Pramusaji juga memiliki faktor kelonggaran hanya 10%. Kondisi ini menuntut redistribusi dan penambahan tenaga untuk mencegah kelelahan dan meningkatkanPemasak/Pramusaji juga memiliki faktor kelonggaran hanya 10%. Kondisi ini menuntut redistribusi dan penambahan tenaga untuk mencegah kelelahan dan meningkatkan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Simpulan, terdapat gempa bumi. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan untuk mencegah post traumatic stress disorder dengan melakukan trauma healingSimpulan, terdapat gempa bumi. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan untuk mencegah post traumatic stress disorder dengan melakukan trauma healing
ITSCIENCEITSCIENCE Proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merangsang pelepasan oksitosin pada ibu yang mendukung stabilisasi suhu tubuh bayi selama kontak kulit ke kulit. TujuanProses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merangsang pelepasan oksitosin pada ibu yang mendukung stabilisasi suhu tubuh bayi selama kontak kulit ke kulit. Tujuan
ITSCIENCEITSCIENCE Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil, namun masih banyak ibu yang memiliki tingkat pengetahuan yang rendahBerbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil, namun masih banyak ibu yang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah