Tel-UTel-U

Jurnal Manajemen IndonesiaJurnal Manajemen Indonesia

Naskah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana gaya kepemimpinan, penghargaan, dan hukuman mempengaruhi disiplin kerja melalui motivasi di PT. WDP, sebuah perusahaan rintisan berbasis kearifan lokal. Dengan menggunakan sampel jenuh sebanyak 34 karyawan dan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM), hasilnya menunjukkan sebuah paradoks, yaitu gaya kepemimpinan dan motivasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap disiplin kerja, namun penghargaan dan hukuman ternyata menjadi pendorong yang krusial. Selain itu, motivasi tidak bertindak sebagai variabel mediasi antara gaya kepemimpinan, penghargaan, hukuman, dan disiplin kerja. Temuan ini bertentangan dengan paradigma kepemimpinan konvensional yang menekankan pentingnya penghargaan yang selaras dengan budaya dan hukuman yang adil dan konsisten dalam mendisiplinkan. Studi ini menekankan integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam praktik sumber daya manusia dan menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif, ketika disesuaikan dengan konteks adat, dapat lebih meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini menawarkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi perusahaan rintisan untuk secara efektif mengintegrasikan praktik kepemimpinan dengan kearifan lokal.

Studi ini menemukan paradoks dalam pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja di perusahaan rintisan berbasis kearifan lokal.Gaya kepemimpinan dan motivasi tidak secara signifikan mempengaruhi disiplin kerja, sementara penghargaan dan hukuman terbukti menjadi pendorong utama.Temuan ini menantang paradigma kepemimpinan konvensional dan menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam praktik sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja karyawan.Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi perusahaan rintisan untuk mengintegrasikan kepemimpinan dengan kearifan lokal.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam bagaimana nilai-nilai budaya lokal secara spesifik mempengaruhi persepsi karyawan terhadap keadilan dalam sistem penghargaan dan hukuman. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem yang diterapkan benar-benar selaras dengan norma dan harapan masyarakat setempat. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi peran mediasi motivasi dalam konteks yang lebih luas, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan keseimbangan kehidupan kerja. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana kepemimpinan, penghargaan, hukuman, dan motivasi berinteraksi dapat diperoleh. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dan beragam, serta melibatkan perusahaan rintisan dari berbagai sektor dan wilayah, akan memperkuat generalisasi temuan dan memberikan wawasan yang lebih relevan bagi praktik manajemen di Indonesia.

  1. The Paradox of Leadership: Revealing the Driving Factors of Work Discipline in Local Wisdom-Based Start-Ups... doi.org/10.25124/jmi.v25i1.8649The Paradox of Leadership Revealing the Driving Factors of Work Discipline in Local Wisdom Based Start Ups doi 10 25124 jmi v25i1 8649
  2. Role of transformational leadership in effective organizational knowledge creation practices: Mediating... doi.org/10.1002/hrdq.21120Role of transformational leadership in effective organizational knowledge creation practices Mediating doi 10 1002 hrdq 21120
Read online
File size428.97 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test