UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian

Pengangguran merupakan tantangan global yang dapat merugikan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran pendidikan formal dan gender terhadap usaha bisnis peserta Wirausaha Baru (WUB) Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peran yang sama dalam menjalankan usaha untuk peningkatan perekonomian rumah tangga dan memenuhi kebutuhan hidup. Pendidikan formal dapat mempengaruhi cara berpikir dalam perencanaan dan pengambilan keputusan dalam menjalankan usaha, serta pelatihan non-formal dapat mendukung pendidikan formal yang telah dimiliki peserta wirausaha.

Wirausaha agribisnis dalam program WUB memiliki persepsi kesetaraan gender dan peran pendidikan dalam wirausaha.Laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjalankan dan mengembangkan usaha karena tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.Pendidikan formal dan non-formal menjadi kunci dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola usaha.Program WUB menjadi salah satu upaya mengatasi masalah kemiskinan karena peserta WUB dapat bekerja di sektor non-formal.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh inovasi produk dan model bisnis terhadap keberlanjutan usaha agribisnis, khususnya pada pelaku UMKM yang didominasi oleh perempuan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana inovasi dapat meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi akses terhadap permodalan bagi wirausaha agribisnis, dengan mempertimbangkan peran lembaga keuangan mikro dan program pemerintah. Pemahaman ini akan membantu merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam mendukung pendanaan usaha. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pemasaran bagi wirausaha agribisnis, terutama di era digital saat ini. Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan wirausaha agribisnis yang berkelanjutan dan inklusif, serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.

  1. Analisis Gender Program Pemberdayaan Integrasi Kakao-Kambing PE di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran... doi.org/10.22146/jwk.8614Analisis Gender Program Pemberdayaan Integrasi Kakao Kambing PE di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran doi 10 22146 jwk 8614
  2. Tingkat Kesetaraan Gender Pada Rumah Tangga Petani Sawi di Pekon Campang Kecamatan Gisting Kabupaten... doi.org/10.32487/jshp.v4i1.783Tingkat Kesetaraan Gender Pada Rumah Tangga Petani Sawi di Pekon Campang Kecamatan Gisting Kabupaten doi 10 32487 jshp v4i1 783
Read online
File size278.88 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test