BIOSCMEDBIOSCMED

BSMBSM

Latar belakang: Positron emission tomography (PET) dengan fibroblast activation protein inhibitor (FAPI) telah muncul sebagai modalitas menjanjikan untuk menggambar lingkungan mikro tumor, khususnya menargetkan fibroblas yang terkait kanker (CAF). Sementara itu, 18F-FDG menargetkan metabolisme glukosa, 68Ga-FAPI menargetkan aktivasi stroma. Perbedaan antara modalitas ini dapat memberikan wawasan unik tentang patogenesis awal. Kami melaporkan kasus langka dari penyerapan fokal insidental pada 68Ga-FAPI PET/CT pada pasien dengan kanker prostat, terjadi dalam ketiadaan aktivitas metabolik pada 18F-FDG PET/CT atau abnormalitas anatomi pada CT berkontras. Presentasi kasus: Seorang laki-laki berusia 75 tahun dengan riwayat adenokarsinoma akiner prostat (Gleason 7, pasca-TURP) menjalani pemeriksaan multimodal untuk mengevaluasi metastasis. 68Ga-PSMA PET/CT menunjukkan penyerapan sedang di prostat tetapi tidak ada metastasis jauh. Selanjutnya, 68Ga-FAPI-04 PET/CT mengungkapkan penyerapan fokal yang menonjol di badan pankreas. Sebaliknya, follow-up 18F-FDG PET/CT menunjukkan penyerapan latar belakang fisiologis di pankreas, dan CT abdomen menunjukkan tidak ada massa pankreas. Hasil laboratorium menunjukkan CA 19-9 sedikit meningkat (45,6 U/mL). Temuan ini menyajikan dilema diagnostik antara malignansi kaya stroma awal dan proses inflamasi fokal. Kesimpulan: Kasus ini menyoroti FAPI-FDG Mismatch, menunjukkan bahwa remodeling stroma mungkin terjadi sebelum reprogramming metabolik dan perubahan morfologis pada lesi pankreas. 68Ga-FAPI PET/CT menunjukkan sensitivitas superior untuk mendeteksi aktivitas stroma tersembunyi, memerlukan algoritma diagnostik baru untuk insidentaloma di era pencitraan stroma.

Kasus ini menyoroti FAPI-FDG Mismatch, menunjukkan bahwa remodeling stroma mungkin terjadi sebelum reprogramming metabolik dan perubahan morfologis pada lesi pankreas.68Ga-FAPI PET/CT menunjukkan sensitivitas superior untuk mendeteksi aktivitas stroma tersembunyi, memerlukan algoritma diagnostik baru untuk insidentaloma di era pencitraan stroma.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma diagnostik yang lebih akurat untuk membedakan aktivitas stroma patologis dari kondisi inflamasi benigna menggunakan kombinasi pencitraan FAPI dan biomarker molekuler. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk memantau perubahan morfologis dan metabolik lesi insidentaloma yang terdeteksi oleh FAPI PET/CT, terutama pada pasien dengan risiko kanker tinggi. Terakhir, penelitian kolaboratif antara ahli radiologi dan patologi dapat mengidentifikasi parameter pencitraan yang paling efektif untuk memprediksi keganasan lesi stroma pada tahap awal.

  1. The FAPI-FDG Mismatch: Unmasking an Occult Pancreatic Lesion via Fibroblast Activation Imaging Amidst... doi.org/10.37275/bsm.v10i4.1548The FAPI FDG Mismatch Unmasking an Occult Pancreatic Lesion via Fibroblast Activation Imaging Amidst doi 10 37275 bsm v10i4 1548
Read online
File size979.73 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test