STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG

Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan BisnisMagisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja penyidik yang dimoderasi oleh pengembangan karir. Populasinya penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah berjumlah 173 orang. Sampel berjumlah 64. Teknik pengambilan sampel non‑probability sampling berupa accidental sampling dengan metode pengumpulan data kuesioner. Metode analisis kuantitatif menggunakan Moderated Regression Analysis. Hasil menunjukkan budaya organisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja penyidik, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja penyidik, pengembangan karir memoderasi positif dan signifikan pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik tidak terbukti dan dapat diinterpretasikan bahwa adanya pengembangan karir tidak akan memperkuat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja penyidik dan pengembangan karir memoderasi positif dan signifikan pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja penyidik terbukti dan dapat diinterpretasikan bahwa adanya pengembangan karir yang baik akan memperkuat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja. Koefisien determinasi 0,860, berarti budaya organisasi, kepuasan kerja dan pengembangan karir mempunyai peranan 86,0% secara bersama‑sama menjelaskan variabel kinerja penyidik. Saran untuk peningkatan budaya organisasi melalui peningkatan kondisi yang telah ada kemudian diharapkan organisasi dapat lebih memperhatikan aspek kompensasi dan promosi, serta perlunya melaksanakan gaya kepemimpinan yang melalui peningkatan hal‑hal yang berkaitan dengan usaha anggota dalam pencapaian tujuan dan perlunya meningkatkan kepuasan anggota penyidik dengan cara memperhatikan aspek kompensasi dan promosi.

Budaya organisasi berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja penyidik, menunjukkan bahwa peningkatan budaya organisasi tidak secara signifikan meningkatkan kinerja penyidik di Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah.Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyidik, sehingga peningkatan kepuasan kerja dapat meningkatkan kinerja penyidik secara maksimal.Pengembangan karir memoderasi secara positif dan signifikan pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja penyidik, namun tidak memperkuat pengaruh budaya organisasi.dengan pengembangan karir yang baik, efek kepuasan kerja terhadap kinerja penyidik menjadi lebih kuat.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana platform pelatihan digital memengaruhi hubungan antara pengembangan karir dan kinerja penyidik, khususnya dalam konteks peningkatan kompetensi teknologi. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki peran motivasi intrinsik sebagai mediator antara kepuasan kerja dan kinerja penyidik, dengan memperhatikan variasi kekuatan budaya organisasi yang ada di unit-unit kepolisian. Terakhir, penelitian komparatif dapat meneliti pengaruh gender dan lama pelayanan terhadap efektivitas moderasi pengembangan karir antara kepuasan kerja dan kinerja, guna memberikan wawasan yang lebih tersegmentasi bagi kebijakan pengembangan SDM di institusi kepolisian.

  1. #budaya organisasi#budaya organisasi
  2. #kinerja guru#kinerja guru
Read online
File size1001.87 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1CQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test