UNTAGUNTAG

Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas metode pembelajaran scl (student center learning) dan tcl (teacher center learning) pada motivasi intrinsik & ekstrinsik mahasiswa psikologi Untag Surabaya Angkatan Tahun 2014-2015. Pengambilan subyek penelitian menggunakan random sampling sebanyak 100 mahasiswa dari angkatan 2014 dan 2015. Skala motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang digunakan terdiri dari 21 aitem yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji Independent Sample T Test yang sebelumnya telah diuji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil penghitungan diketahui nilai Sig. 0,946>0,05 yang artinya tidak adanya perbedaan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik pada mahasiswa psikologi ntag Surabaya angkatan 2014 dan 2015 yang mendapat metode pembelajaran scl (student center learning) dan tcl (teacher center learning).

Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan yang signifikan motivasi intrinsik mahasiswa psikologi untag surabaya angkatan tahun 2014 – 2015 yang mendapatkan metode Teacher Centered Learning (TCL) dan metode Student Centered Learning (SCL), tidak ada perbedaan motivasi ekstrinsik mahasiswa psikologi untag surabaya angkatan tahun 2014 – 2015 yang mendapatkan metode Teacher Centered Learning (TCL) dan metode Student Centered Learning (SCL), dan tidak ada perbedaan motivasi intrinsic dan ekstrinsik mahasiswa psikologi untag surabaya angkatan tahun 2014 – 2015 yang mendapatkan metode Teacher Centered Learning (TCL) dan metode Student Centered Learning (SCL).

Penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran SCL dan TCL tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap motivasi intrinsik dan ekstrinsik mahasiswa psikologi. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa, seperti gaya belajar individu, lingkungan belajar, atau dukungan sosial dari teman sebaya. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih personal dan adaptif, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing mahasiswa. Penelitian lebih lanjut juga dapat menginvestigasi pengaruh penggunaan teknologi dalam pembelajaran terhadap motivasi belajar, misalnya dengan membandingkan efektivitas pembelajaran berbasis teknologi dengan pembelajaran konvensional. Terakhir, penting untuk meneliti bagaimana kurikulum yang dirancang dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip psikologi belajar dapat meningkatkan motivasi dan prestasi akademik mahasiswa secara keseluruhan, sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Read online
File size280.51 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test