IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan IslamAr-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan IslamPenelitian ini didasari oleh permasalahan kinerja guru yang belum memuaskan. Sehubungan dengan hal penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di MTs Imam Puro Kutoarjo, Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang berfokus pada fenomena empirik secara alamiah dan dianalisis dengan menggunakan logika berpikir ilmiah. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data kemudian merumuskan kesimpulan hasil penelitian yang dilakukan.
dan mengoptimalkan segala komponen pendidikan (guru, siswa, orang tua, komite sekolah, kurikulum dan sarana prasarana) untuk senantiasa fokus pada kegiatan akademik (pembelajaran).Adapun bukti nyata power eksekutif yang dilakukan menghasilkan produk visi dan misi madrasah telah dilaksanakan dengan baik meskipun masih dalam skala yang kecil, untuk mencapai kriteria kinerja guru serta tujuan pendidikan tersebut dibutuhkan kerja sama dan peran dari kepala madrasah, menumbuh kembangkan ciri khas madrasah dengan adanya budaya 5S di madrasah dan guru menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan profesional, memiliki kepribadian yang baik dan bisa menjadi teladan para peserta didik, memiliki jiwa sosial dan kemasyarakatan yang tinggi.Power legislatif kepemimpinan kepala madrasah sebagai pembuat hukum dalam meningkatkan kinerja guru di MTs Imam Puro Kutoarjo dibuktikan dengan membina dan mengatur hubungan warga antar sekolah.menjadi agent of change, aktif mengadakan perubahan, mencari terobosan-terobosan baru, menggerakan para anggotanya demi kemajuan madrasah.mampu membat hukum, peraturan, dan kebijakan madrasah sebagai upaya meningkatkan mutu sekolah.penyusunan kebijakan sekolah, menerapkan prinsip partisipasi dan interaksi antara penentu kebijakan, pelaksana kebijakan, dan pemangku kepentingan serta dilaksanakan dengan memperhatikan fungsi-fungsi manajemen.menghukum/memberi sangsi bagi siapa saja yang melanggar peraturan sekolah.Adapun hasil yang ditunjukan adalah sikap kepala madrasah dalam hal menerapkan/melaksanakan peraturan atau komitmen terhadap peraturan madrasah, berusaha memposisikan diri sama dengan warga madrasah yang lain sesuai peraturan dan ketentuan yang telah disepakati tidak membedakan mana atasan dan mana bawahan.Dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala madrasah, terlihat kepala madrasah bersama guru-guru lain memberikan saran dan pertimbangan kepada para guru dalam memperoleh gambaran tentang hukuman pelanggaran yang sesuai.Power pembuat keputusan kepemimpinan kepala madrasah sebagai dalam meningkatkan kinerja guru di MTs Imam Puro Kutoarjo, merupakan salah satu model kepemimpinan yang sangat penting bagi kepala Madrasah untuk dimiliki dan dipertunjukkan kepada para guru yang menjadi bawahannya, karena kepala madrasah merupakan penentu kebijakan dan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan bersama.Selain itu, kepala madrasah merupakan tokoh panutan atau sentral yang segala tindakan, sikap, perbuatan, dan ucapannya menjadi teladan bagi para guru yang dipimpinnya.Dengan demikian, kepala madrasah harus selalu berusaha merealisasikan norma-norma dan nilai-nilai kepribadian yang baik sesuai ajaran Islam ke dalam dirinya, dan kemudian ditunjukkan kepada para guru yang dipimpinnya.
Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru, khususnya dalam hal penerapan visi dan misi madrasah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran kepala madrasah dalam menciptakan budaya dan iklim yang kondusif di madrasah, serta dampaknya terhadap kinerja guru. Ketiga, penelitian juga dapat mengkaji lebih lanjut mengenai implementasi kebijakan sekolah yang dibuat oleh kepala madrasah dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kinerja guru. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami hubungan antara kepemimpinan kepala madrasah dan kinerja guru, serta memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.
| File size | 259.47 KB |
| Pages | 36 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang bersumber dari karya tokoh pendidikan Islam klasikPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang bersumber dari karya tokoh pendidikan Islam klasik
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penerapan budaya mutu di MTs PSA Husnul Hidayah berjalan melalui komitmen kuat dari pimpinan madrasah, keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, sertaPenerapan budaya mutu di MTs PSA Husnul Hidayah berjalan melalui komitmen kuat dari pimpinan madrasah, keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, serta
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI), peneliti, dan 20 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan belajarSubjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI), peneliti, dan 20 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan belajar
JOMPUJOMPU Analisis data menggunakan analisis tematik yang diadaptasi dari (Braun & Clarke, 2006) yang terdiri dari 6 langkah. Sebagai hasil pengalaman belajar diAnalisis data menggunakan analisis tematik yang diadaptasi dari (Braun & Clarke, 2006) yang terdiri dari 6 langkah. Sebagai hasil pengalaman belajar di
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini didasari oleh pentingnya manajemen pembelajaran PAI dalam membentuk peserta didik yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untukPenelitian ini didasari oleh pentingnya manajemen pembelajaran PAI dalam membentuk peserta didik yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Adapun thitung = 11,490, p = 0,000, dan r2 = 0,485 atau berkontribusi sebesar 48,5%. (3) Motivasi Kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadapAdapun thitung = 11,490, p = 0,000, dan r2 = 0,485 atau berkontribusi sebesar 48,5%. (3) Motivasi Kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini didasari oleh pentingnya kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam meningkatkan mutu peserta didik. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitianPenelitian ini didasari oleh pentingnya kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam meningkatkan mutu peserta didik. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Pengumpulan data menggunakan angket, dan analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana dan regresi ganda. Dari hasil analisis data dan pembahasan,Pengumpulan data menggunakan angket, dan analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana dan regresi ganda. Dari hasil analisis data dan pembahasan,
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Pembelajaran PAI perlu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang. Guru PAI harus memadukan berbagai pendekatan pembelajaranPembelajaran PAI perlu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang. Guru PAI harus memadukan berbagai pendekatan pembelajaran
BERUGAKBACABERUGAKBACA Hal ini membuktikan bahwa terdapat keefektifan model pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas X DKV di SMK Negeri 7 Bone. ModelHal ini membuktikan bahwa terdapat keefektifan model pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas X DKV di SMK Negeri 7 Bone. Model
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Orientasinya adalah pembentukan karakter mulia secara personal individual dan sosial kemasyarakatan bagi peserta didik dengan dimensi dunia dan akhirat.Orientasinya adalah pembentukan karakter mulia secara personal individual dan sosial kemasyarakatan bagi peserta didik dengan dimensi dunia dan akhirat.
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Atas dasar inilah, dapat disimpulkan bahwa agama memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Agama dapat berfungsi sebagai pelurus,Atas dasar inilah, dapat disimpulkan bahwa agama memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Agama dapat berfungsi sebagai pelurus,