BERUGAKBACABERUGAKBACA

SILABUS: Jurnal Ilmu dan Inovasi PendidikanSILABUS: Jurnal Ilmu dan Inovasi Pendidikan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre Experimental Design bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X DKV. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X DKV, tahun ajaran 2023 yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Variabel Bebas (Independen) dan Variabel Terikat (Dependen) dan teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Statistik Deskriptif dan Analisis Statistik Inferensial. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh model pembelajaran REACT dimana output diperoleh hasil signifikan Independent Samples Test Pre-Test dan Post-Test sebesar 0.515; hal ini dapat diketahui dari nilai signifikan (2-tailed) pada hasil uji hipotesis adalah 0.000 lebih kecil dari 0.05 maka Hipotesis nol (H0) ditolak dan Hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat keefektifan model pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas X DKV di SMK Negeri 7 Bone.

Model pembelajaran REACT berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X DKV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 7 Bone (p<0,05).Analisis data menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test, mengindikasikan efek positif penerapan model REACT.Oleh karena itu, penerapan model REACT dapat dianggap efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada konteks tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah penerapan model REACT memberikan dampak serupa pada kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran lain, seperti Matematika atau Ilmu Pengetahuan Sosial, sehingga dapat menguji generalisasi efektivitas model ini di berbagai bidang kurikulum. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan antara model REACT dan model pembelajaran aktif lainnya, misalnya model Project-Based Learning, untuk mengetahui model mana yang lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta motivasi belajar siswa. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti pengaruh penggunaan media digital (misalnya video pembelajaran atau aplikasi interaktif) yang terintegrasi dalam langkah-langkah REACT, sehingga dapat menentukan kontribusi teknologi terhadap peningkatan hasil belajar dan retensi jangka panjang siswa.

Read online
File size459.57 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test