UNPADUNPAD

Pharmacology and Clinical Pharmacy ResearchPharmacology and Clinical Pharmacy Research

Tembakau (Nicotiana tabacum L.) adalah tanaman komersial yang sering digunakan untuk membuat rokok. Pada tahun 2012, pemerintah mengeluarkan peraturan untuk diversifikasi produk tembakau, selain rokok. Beberapa produk tembakau yang terdiversifikasi tersebut antara lain pestisida organik, anestesi, bahan kosmetik, dan biochar sebagai alternatif arang. Hal ini dikarenakan tembakau juga mengandung senyawa seperti turunan fenol yang memiliki aktivitas farmakologis. Oleh karena itu, untuk lebih mendiversifikasi produk tembakau, penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan dari ekstrak n-heksana daun tembakau menggunakan metode ekstraksi Soxhlet. Aktivitas antioksidan dinilai menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl), sedangkan kandungan fenol total ditentukan dengan metode Folin-Ciocalteu, yang memungkinkan kuantifikasi senyawa fenolik dalam ekstrak, sehingga mengonfirmasi perannya sebagai antioksidan. Nilai IC50 yang diperoleh dari uji aktivitas antioksidan ekstrak n-heksana daun tembakau adalah 426,042 μg/mL, yang menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat lemah. Sementara itu, kandungan fenol total adalah 51,93 mg GAE/g. Hasil ini menunjukkan bahwa kandungan fenol total yang tinggi mungkin memiliki aktivitas potensial lainnya yang dapat diuji, seperti aktivitas antibakteri.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa nilai IC50 ekstrak n-heksana daun tembakau, yang diperoleh menggunakan metode ekstraksi Soxhlet, adalah 426,024 μg/mL, yang diklasifikasikan sebagai sangat lemah.Sementara itu, kandungan fenol total yang diukur adalah 51,93 mg GAE/g.Karena kandungan fenol total yang tinggi, disarankan agar penelitian selanjutnya menyelidiki aktivitas lain selain aktivitas antioksidan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam ekstrak n-heksana daun tembakau yang bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan yang lemah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi aktivitas antibakteri dari ekstrak ini, mengingat kandungan fenol total yang tinggi. Ketiga, studi komparatif antara ekstrak daun tembakau dengan ekstrak bagian tanaman tembakau lainnya dapat dilakukan untuk memahami perbedaan aktivitas antioksidan dan potensi aktivitas lainnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang manfaat dan potensi produk tembakau selain rokok.

  1. Antioxidant Properties Of N-Hexane Extract From Tobacco Leaves (Nicotiana tabacum L.) Using 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazil... jurnal.unpad.ac.id/pcpr/article/view/59372Antioxidant Properties Of N Hexane Extract From Tobacco Leaves Nicotiana tabacum L Using 2 2 Diphenyl 1 Picrylhydrazil jurnal unpad ac pcpr article view 59372
Read online
File size276.31 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test