UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH

Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi

Sintrong merupakan satu jenis tanaman yang banyak dikonsumsi sebagai lalapan oleh masyarakat sunda. Sintrong diketahui memiliki kandungan senyawa polifenol yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Pada penelitian ini dilakukan penetapan kadar polifenol dan uji aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun sintrong. Penetapan kadar polifenol dilakukan dengan metode Jeong et al (2005) menggunakan reagen Folin‑Ciocalteu dengan asam galat sebagai standar. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar. Hasil pengujian diperoleh kadar total senyawa fenolik ekstrak etanol daun sintrong adalah 1,8581 g GAE/100 g ekstrak dan konsentrasi hambat minimum ekstrak terhadap Escherichia coli ATCC 89391 sebesar 8% setara dengan konsentrasi Tetrasiklin HCl 8,698 µg/ml serta konsentrasi hambat minimum terhadap Staphylococcus aureus ATCC 65381 sebesar 8% setara dengan konsentrasi Tetrasiklin HCl 11,913 µg/ml.

Ekstrak etanol daun sintrong mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, monoterpenoid, seskuiterpenoid, dan steroid.Kadar total fenol pada ekstrak sebesar 1,8581 g GAE per 100 g ekstrak.Ekstrak menunjukkan aktivitas antibakteri dengan konsentrasi hambat minimum 8 % (b/v) terhadap Staphylococcus aureus (setara 11,913 µg/ml tetrasiklin HCl) dan Escherichia coli (setara 8,698 µg/ml tetrasiklin HCl).

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah senyawa polifenol terisolasi dari ekstrak sintrong memiliki efek sinergis dengan antibiotik konvensional dalam meningkatkan aktivitas antibakteri, sehingga dapat mengurangi dosis antibiotik yang diperlukan. Selain itu, penting untuk menguji keamanan dan efektivitas in‑vivo ekstrak etanol daun sintrong pada model hewan percobaan, guna menilai potensi aplikasi klinis serta kemungkinan efek toksik yang belum terdeteksi pada uji in‑vitro. Selanjutnya, eksplorasi teknik ekstraksi alternatif seperti supercritical CO₂ atau ultrasound‑assisted extraction dapat dioptimalkan untuk meningkatkan yield dan konsentrasi polifenol, yang diharapkan meningkatkan aktivitas antibakteri secara signifikan dibandingkan metode maserasi tradisional.

Read online
File size254.45 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test