UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiTelah dilakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian infusa daun sirsak (Annona muricata Linn) pada mencit jantan galur swiss webster terhadap kadar kreatinin, Blood Urea Nitrogen (BUN), SGOT, SGPT, Proteinurea dan Biliruin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun sirsak selama 28 hari terhadap parameter kerusakan fungsi ginjal dan fungsi hati. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit jantan, yang dibagi dalam 3 kelompok, yaitu kelompok normal (diberi air putih), kelompok dosis uji I (0,011 g/20 g BB mencit), dan kelompok dosis uji II (0,022 g/20 g BB mencit). Kadar proteinurea diukur dengan metode dipstik menggunakan sampel urin pagi, hasil pengamatan menunjukkan tidak adanya pengaruh pemberian infusa daun sirsak terhadap proteinurea. Pengamatan kualitatif bilirubin dengan menggunakan carik celup (dip-and-read test strip, reagen strip), diperoleh hasil yang negatif terhadap semua kelompok mencit, artinya urin daripada mencit mulai dari kelompok normal, kelompok dosis uji I dan kelompok dosis uji II tidak mengandung bilirubin. Sampel darah yang digunakan dalam pemeriksaan biokimia darah ini diambil melaui vena jugularis, kemudian disentrifuge dan diambil serumnya sebagai sampel pemeriksaan. Berdasarkan uji statistik pemeriksaan biokimia darah menunjukkan bahwa pemberian infusa daun sirsak dengan dosis 0,011 g/20 g BB dan dosis 0,022 g/20 g BB mencit selama 28 hari tidak mempengaruhi kadar kreatinin dan Blood Urea Nitrogen (BUN), SGOT SGPT.
Pemberian infusa daun sirsak selama 28 hari dengan dosis 0,011 g/20 g berat badan (BB) atau 0,022 g/20 g BB pada mencit tidak menyebabkan perubahan signifikan pada proteinuria, bilirubin, kreatinin, Blood Urea Nitrogen (BUN), serta enzim hati SGOT dan SGPT.Hasil statistik menunjukkan bahwa semua parameter biokimia berada dalam rentang normal dan tidak berbeda secara bermakna antar kelompok kontrol dan perlakuan.Oleh karena itu, infusa daun sirsak pada dosis tersebut dapat dianggap tidak menimbulkan kerusakan pada fungsi ginjal dan hati pada percobaan mencit.
Penelitian lanjutan dapat meneliti apakah pemberian infusa daun sirsak selama periode yang lebih panjang, misalnya 60 atau 90 hari, tetap tidak menimbulkan efek toksik pada ginjal dan hati, sehingga dapat mengkonfirmasi keamanan penggunaan jangka panjang. Selanjutnya, diperlukan studi yang mengevaluasi dampak infusa daun sirsak terhadap sistem lain seperti sistem kardiovaskular, sistem saraf, serta parameter stres oksidatif dan antioksidan, untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang profil keamanan tanaman ini. Selain itu, penting untuk membandingkan berbagai metode ekstraksi daun sirsak, seperti ekstrak air, etanol, atau kombinasi pelarut, serta menguji rentang dosis yang lebih luas, guna menentukan formulasi yang paling efektif dan aman bagi manusia. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pengembangan produk herbal berbasis sirsak dengan jaminan keamanan dan manfaat kesehatan. Selain itu, penelitian klinis pada sukarelawan manusia dapat dilakukan untuk menilai tolerabilitas dan efek farmakologis infusa daun sirsak dalam kondisi nyata. Dengan mengintegrasikan hasil dari studi hewan, in‑vitro, dan klinis, diharapkan dapat disusun pedoman dosis yang tepat dan rekomendasi penggunaan yang berbasis bukti.
| File size | 413.52 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSPKUITSPKU Teknik pengambilan data menggunakan non probability sampling dengan consecutive sampling, berjumlah 30 responden. Analisa menggunakan uji statistik Wilcoxon.Teknik pengambilan data menggunakan non probability sampling dengan consecutive sampling, berjumlah 30 responden. Analisa menggunakan uji statistik Wilcoxon.
YMPAIYMPAI Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua (nilai p = 0,001; OR = 4,042) dan tingkat pengetahuan orangHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua (nilai p = 0,001; OR = 4,042) dan tingkat pengetahuan orang
YMPAIYMPAI Mayoritas responden menilai baik reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, sementara tangible masih kurang, namun kepuasan pasien secara keseluruhanMayoritas responden menilai baik reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, sementara tangible masih kurang, namun kepuasan pasien secara keseluruhan
ITSPKUITSPKU Salah satu cara untuk mengajarkan siswa bagaimana menjaga kesehatan mental adalah melalui teknik role play. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisSalah satu cara untuk mengajarkan siswa bagaimana menjaga kesehatan mental adalah melalui teknik role play. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
ITEKES BALIITEKES BALI Tujuan Penelitian ini adalah untuk membandingkan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja laki-laki dan remaja perempuan. Penelitian dilakukanTujuan Penelitian ini adalah untuk membandingkan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja laki-laki dan remaja perempuan. Penelitian dilakukan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi di perumahan Villa Makmur Kecamatan Tambun Bekasi. Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden beradaPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi di perumahan Villa Makmur Kecamatan Tambun Bekasi. Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini merekomendasikan pentingnya menilai stres pada keluarga pasien stroke dengan afasia dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang afasiaPenelitian ini merekomendasikan pentingnya menilai stres pada keluarga pasien stroke dengan afasia dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang afasia
ITEKES BALIITEKES BALI Data dianalisis dengan uji analisa univariat dan bivariat, hasil uji bivariat menggunakan pearson menunjukkan hasil p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasilData dianalisis dengan uji analisa univariat dan bivariat, hasil uji bivariat menggunakan pearson menunjukkan hasil p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil
Useful /
ITSPKUITSPKU Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama pada penyakit jantung koroner, stroke iskemik dan hemoragik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiTekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama pada penyakit jantung koroner, stroke iskemik dan hemoragik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH 08 Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yang bersifat deskriptif. Pemeriksaan kadar lipid meliputi kolesterol total, kolesterol08 Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yang bersifat deskriptif. Pemeriksaan kadar lipid meliputi kolesterol total, kolesterol
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Penelitian ini bertujuan untuk melihat , sampel yang diperiksa sebanyak 15 orang dengan usia diatas 35 tahun dan lamanya mengkonsumsi rokok diatas 20 tahun.Penelitian ini bertujuan untuk melihat , sampel yang diperiksa sebanyak 15 orang dengan usia diatas 35 tahun dan lamanya mengkonsumsi rokok diatas 20 tahun.
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Penetapan kadar polifenol dilakukan dengan metode Jeong et al (2005) menggunakan reagen Folin‑Ciocalteu dengan asam galat sebagai standar. Uji aktivitasPenetapan kadar polifenol dilakukan dengan metode Jeong et al (2005) menggunakan reagen Folin‑Ciocalteu dengan asam galat sebagai standar. Uji aktivitas