UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiMerokok merupakan suatu kebiasaan yang merugikan kesehatan, kebiasaan tersebut berkaitan dengan resiko terjadinya beberapa penyakit diantaranya dapat mempercepat terjadinya kerapuhan tulang. Kadar kalsium darah dapat menurun diakibatkan merokok, karena zat nikotin yang terdapat dalam rokok dapat menyebabkan kerusakan pada tulang. Merokok dapat menekan kadar hormon testoteron yang dapat menyebabkan terjadinya osteoporosis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat , sampel yang diperiksa sebanyak 15 orang dengan usia diatas 35 tahun dan lamanya mengkonsumsi rokok diatas 20 tahun. Pemeriksaan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2014 di Instalasi Laboratorium Jasa Kartini Tasikmalaya. Teknik pemeriksaan kadar kalsium menggunakan metode Cresolphthalcin-complexone (CPC). Dari hasil penelitian didapat kadar kalsium normal sebanyak 9 orang (60%), kadar kalsium dibawah normal adalah sebanyak 6 orang (40%). Rata-rata kadar kalsium normal adalah 8,8 mg/dl. Sedangkan rata-rata kadar kalsium dibawah normal (hipokalsemia) adalah 7,05 mg/dl.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebanyak 60% sampel memiliki kadar Kalsium yang normal sedangkan 40% sampel memiliki nilai Kalsium yang kurang dari normal.Hal tersebut terkait dengan usia, jumlah dan jenis rokok yang dikonsumsi, serta asupan makanan.
Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan lebih banyak sampel dan pembatasan usia perokok untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai hubungan antara kebiasaan merokok dan kadar kalsium darah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang mengeksplorasi pengaruh jenis rokok (kretek vs. filter) terhadap kepadatan tulang dan penyerapan kalsium. Penelitian lebih lanjut juga dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor lain yang berinteraksi dengan merokok dalam mempengaruhi kadar kalsium, seperti pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan riwayat penyakit penyerta.
| File size | 438.17 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
ITEKES BALIITEKES BALI Tujuan Penelitian ini adalah untuk membandingkan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja laki-laki dan remaja perempuan. Penelitian dilakukanTujuan Penelitian ini adalah untuk membandingkan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja laki-laki dan remaja perempuan. Penelitian dilakukan
ITEKES BALIITEKES BALI Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif yaitu 103 (54,5%), sebagian besar respondenHasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif yaitu 103 (54,5%), sebagian besar responden
ITEKES BALIITEKES BALI Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuanBerdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini menggunakan desain cros sectional dengan 79 anggota keluarga pasien stroke yang mengalami afasia pada dua rumah sakit di Bukittinggi. InstrumenPenelitian ini menggunakan desain cros sectional dengan 79 anggota keluarga pasien stroke yang mengalami afasia pada dua rumah sakit di Bukittinggi. Instrumen
ITEKES BALIITEKES BALI Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi dan stigma dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT. PenelitianTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi dan stigma dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan OAT. Penelitian
ITEKES BALIITEKES BALI 0 dengan uji pair t-test, Wilcoxon, dan Mann Whitney dengan taraf signifikan 0,05. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku memotong kuku pada0 dengan uji pair t-test, Wilcoxon, dan Mann Whitney dengan taraf signifikan 0,05. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku memotong kuku pada
ITEKES BALIITEKES BALI Anak autis tidak dapat menunjukkan hubungan kasih sayang dengan orang tua dan teman sebaya. Stimulus sensor anak autis diproses dengan cara berbeda denganAnak autis tidak dapat menunjukkan hubungan kasih sayang dengan orang tua dan teman sebaya. Stimulus sensor anak autis diproses dengan cara berbeda dengan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini memperlihatkan bahwa kebutuhan fentanil total selama 24 jam pasca bedah lebih sedikit pada kelompok yang mendapatkan blok TAP (54 43.10Penelitian ini memperlihatkan bahwa kebutuhan fentanil total selama 24 jam pasca bedah lebih sedikit pada kelompok yang mendapatkan blok TAP (54 43.10
Useful /
ITEKES BALIITEKES BALI Namun, domain tindakan dalam penggunaan kondom dan alat menoreh kulit masih rendah atau berada dalam kategori kurang. Sementara itu, domain pengetahuanNamun, domain tindakan dalam penggunaan kondom dan alat menoreh kulit masih rendah atau berada dalam kategori kurang. Sementara itu, domain pengetahuan
ITEKES BALIITEKES BALI Pada penelitian ini variable akan diukur menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesa dilakukan dengan analisis regresi logistik. Dari lima variable independent,Pada penelitian ini variable akan diukur menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesa dilakukan dengan analisis regresi logistik. Dari lima variable independent,
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Sebagian besar responden (95%) memiliki kadar kolesterol HDL abnormal dengan rata-rata 44,9 mg/dl, dan 45% memiliki kadar kolesterol LDL abnormal denganSebagian besar responden (95%) memiliki kadar kolesterol HDL abnormal dengan rata-rata 44,9 mg/dl, dan 45% memiliki kadar kolesterol LDL abnormal dengan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Hasil statistik menunjukkan bahwa semua parameter biokimia berada dalam rentang normal dan tidak berbeda secara bermakna antar kelompok kontrol dan perlakuan.Hasil statistik menunjukkan bahwa semua parameter biokimia berada dalam rentang normal dan tidak berbeda secara bermakna antar kelompok kontrol dan perlakuan.