GUNUNGSARIGUNUNGSARI
Jurnal Berita KesehatanJurnal Berita KesehatanCakupan imunisasi dasar anak di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama yang berkaitan dengan faktor pengetahuan, sikap ibu, dan dukungan keluarga. Rendahnya pemahaman tentang manfaat imunisasi, sikap negatif terhadap vaksin, serta kurangnya dukungan keluarga berpotensi menyebabkan anak tidak memperoleh imunisasi dasar secara lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap penyelesaian imunisasi dasar anak melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel penelitian nasional yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Sumber data diperoleh dari jurnal nasional terindeks Google Scholar yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu penelitian dilakukan di Indonesia, melibatkan responden orang tua atau keluarga yang memiliki balita, serta membahas variabel pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terkait imunisasi dasar. Sebanyak enam artikel dianalisis secara sistematis dengan membandingkan temuan hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu yang baik mengenai imunisasi berhubungan positif dengan kelengkapan imunisasi dasar anak. Selain itu, sikap ibu yang mendukung dan percaya terhadap keamanan serta manfaat vaksin turut meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal imunisasi. Dukungan keluarga, baik dalam bentuk emosional, informasional, maupun instrumental, terbukti memperkuat motivasi ibu dalam melengkapi imunisasi anak. Beberapa studi juga mengidentifikasi akses terhadap pelayanan kesehatan sebagai faktor pendukung tambahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan edukasi kesehatan, pembentukan sikap positif terhadap imunisasi, serta penguatan peran keluarga merupakan strategi penting untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar anak di Indonesia.
Berdasarkan hasil kajian terhadap enam artikel penelitian yang memenuhi kriteria, dapat disimpulkan bahwa lengkapnya imunisasi dasar pada anak dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu pengetahuan seorang ibu, sikap ibu terhadap imunisasi, serta dukungan keluarga.Pengetahuan ibu terbukti menjadi komponen penting yang mendorong kepatuhan terhadap jadwal imunisasi.Semakin banyak seorang ibu mengetahui tentang bagaimana vaksin membantu menjaga kesehatan anaknya, semakin besar kemungkinan ia memastikan anaknya mendapatkan semua suntikan yang dibutuhkan agar tetap aman.Selain itu, sikap ibu juga berperan besar dalam proses pengambilan keputusan.Ibu yang memiliki sikap positif dan mempercayai keamanan imunisasi lebih cenderung melengkapi vaksinasi anak, sedangkan sikap ragu atau takut terhadap efek samping menjadi hambatan dalam pelaksanaannya.Dukungan keluarga, terutama dukungan emosional dan informasional dari suami maupun anggota keluarga lainnya, turut meningkatkan motivasi ibu dalam membawa anak untuk imunisasi sesuai ketentuan.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam artikel, beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami secara komprehensif pengalaman dan persepsi orang tua terkait imunisasi, termasuk faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi keputusan mereka. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang dari pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap kesehatan anak yang telah diimunisasi secara lengkap. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan program edukasi kesehatan berbasis keluarga dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan mengubah perilaku orang tua. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi cakupan imunisasi dan mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan anak di Indonesia.
| File size | 327.76 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Meskipun penanaman nilai moral menjadi fokus utama, implementasinya di sekolah dasar menghadapi tantangan, seperti rendahnya efektivitas metode pembelajaranMeskipun penanaman nilai moral menjadi fokus utama, implementasinya di sekolah dasar menghadapi tantangan, seperti rendahnya efektivitas metode pembelajaran
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Prosedur penelitian melibatkan empat langkah: observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan model induktif. HasilProsedur penelitian melibatkan empat langkah: observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan model induktif. Hasil
UM MetroUM Metro Kesimpulannya, penundaan pengerjaan tugas oleh peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya pemahaman akan tugas, niat yang lemah, danKesimpulannya, penundaan pengerjaan tugas oleh peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya pemahaman akan tugas, niat yang lemah, dan
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Dengan jumlah data yang dianalisis dalam penelitian ini sebanyak 15 artikel. Faktor yang mempengaruhi rendahnya literasi matematis siswa dapat diklasifikasikanDengan jumlah data yang dianalisis dalam penelitian ini sebanyak 15 artikel. Faktor yang mempengaruhi rendahnya literasi matematis siswa dapat diklasifikasikan
STP IPISTP IPI Metode kuantitatif digunakan dengan populasi 93 jiwa dan sampel 30 responden. Hasil analisis dengan skoring menunjukkan nilai 2,59, artinya partisipasiMetode kuantitatif digunakan dengan populasi 93 jiwa dan sampel 30 responden. Hasil analisis dengan skoring menunjukkan nilai 2,59, artinya partisipasi
STP IPISTP IPI 979.456; sembuh: 3. 546.324; meninggal; 126.372. Bali: positif: 102.140; sembuh: 89.567; meninggal: 3. 115. Kekuatan virus ini adalah penyebarannya sangat979.456; sembuh: 3. 546.324; meninggal; 126.372. Bali: positif: 102.140; sembuh: 89.567; meninggal: 3. 115. Kekuatan virus ini adalah penyebarannya sangat
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Action reseach digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) model TCW di Kabupaten Pacitan sangat relevanAction reseach digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) model TCW di Kabupaten Pacitan sangat relevan
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Dengan bantuan pihak kepolisian, dilakukan sosialisasi tentang kedua topik tersebut kepada siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa lebih memahami toleransiDengan bantuan pihak kepolisian, dilakukan sosialisasi tentang kedua topik tersebut kepada siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa lebih memahami toleransi
Useful /
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Sementara itu, dukungan keluarga memiliki nilai p sebesar 0,002, yang secara statistik menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kejadianSementara itu, dukungan keluarga memiliki nilai p sebesar 0,002, yang secara statistik menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kejadian
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang mencakup tahapan: 1) studi pendahuluan berupa studi literatur, 2) studi pengembanganMetode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang mencakup tahapan: 1) studi pendahuluan berupa studi literatur, 2) studi pengembangan
UNIMAUNIMA Selanjutnya, overconfident bias, anchor bias, dan availability bias tidak memiliki hubungan signifikan pada pengambilan keputusan investasi. Literasi keuanganSelanjutnya, overconfident bias, anchor bias, dan availability bias tidak memiliki hubungan signifikan pada pengambilan keputusan investasi. Literasi keuangan
UNIMAUNIMA Budaya organisasi berpengaruh negatif terhadap kecurangan keuangan menurut auditor internal, namun tidak berpengaruh signifikan menurut auditor eksternal.Budaya organisasi berpengaruh negatif terhadap kecurangan keuangan menurut auditor internal, namun tidak berpengaruh signifikan menurut auditor eksternal.