UGMUGM

Jurnal Rekayasa ProsesJurnal Rekayasa Proses

TUJUAN: Kabupaten Malang merupakan salah satu pusat perkebunan jeruk di Jawa Timur, Indonesia, dan telah dinamai sebagai kawasan agritourism jeruk Indonesia. Limbah kulit jeruk di Indonesia belum dimanfaatkan, meskipun kulit jeruk mengandung senyawa berharga seperti D-limonene dan polifenol. METODE: Hingga saat ini, studi mengenai ekstraksi D-limonene dan total senyawa fenolik (TPC) dari kulit jeruk Baby Java Pacitan (Citrus sinensis L.) dan Keprok Batu 55 (Citrus reticulata Blanco) belum diteliti. Pada penelitian ini, beberapa faktor yang mempengaruhi ekstraksi D-limonene dan total senyawa fenolik dari kulit jeruk lokal Indonesia dengan bantuan ultrasonik (UAE) diinvestigasi dan dioptimalkan. HASIL: Hasil menunjukkan bahwa pengeringan menggunakan oven vakum dan agitasi secara signifikan meningkatkan hasil D-limonene dan TPC. Kondisi optimum untuk ekstraksi D-limonene adalah rasio padat-pelarut (SSR) 1:10 dengan konsentrasi etanol 96% selama 40 menit. Sedangkan kondisi optimum untuk ekstraksi senyawa polifenol adalah SSR 1:10 dengan konsentrasi etanol 96% selama 80 menit. KESIMPULAN: Pada kondisi optimum, kulit jeruk Baby Java Pacitan menghasilkan D-limonene sebesar 130,5 mg/g biomassa kering, yaitu 2,8 kali lebih tinggi dibandingkan kulit jeruk Keprok Batu 55. Sementara itu, TPC untuk kulit jeruk Baby Java Pacitan dan Keprok Batu 55 masing‑masing sebesar 46,1 mg GAE/g biomassa kering dan 43,9 mg GAE/g biomassa kering.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstraksi ultrasonik dapat mengoptimalkan pelepasan D‑limonene dan total senyawa fenolik (TPC) dari kulit jeruk lokal Indonesia (Baby Java Pacitan dan Keprok Batu 55) dengan menggunakan etanol, di mana metode pengeringan vakum dan agitasi mekanik secara signifikan meningkatkan hasil.10, konsentrasi etanol 96 %, waktu ekstraksi 40 menit untuk D‑limonene dan 80 menit untuk TPC) menghasilkan D‑limonene sebesar 130,5 mg/g biomassa kering pada Baby Java Pacitan, yang 2,8 kali lebih tinggi dibandingkan Keprok Batu 55, serta TPC hampir setara antara kedua varietas.Temuan ini menggarisbawahi potensi pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai sumber bahan berharga, mendukung strategi valorisasi limbah dan prinsip zero‑waste dalam manajemen berkelanjutan.

Saran penelitian selanjutnya meliputi (1) penyelidikan tentang kombinasi ekstraksi ultrasonik dengan teknik mikroenkapsulasi untuk D‑limonene dan senyawa fenolik, guna meningkatkan stabilitas kimia dan memperluas aplikasi pada industri makanan dan farmasi; (2) evaluasi skala industri dengan mengembangkan reaktor alir kontinu berbasis ultrasonik, termasuk analisis konsumsi energi, biaya operasional, dan konsistensi kualitas produk dibandingkan metode batch tradisional; (3) eksplorasi penggunaan pelarut hijau alternatif, seperti pelarut eutektik dalam (deep eutectic solvents), serta optimasi parameter suhu rendah pada proses ultrasonik untuk meminimalkan degradasi termal sekaligus mempertahankan efisiensi ekstraksi. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi pemanfaatan limbah kulit jeruk secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat dasar ilmiah bagi penerapan teknologi ekstraksi hijau pada skala luas. Dengan fokus pada keberlanjutan, efisiensi biaya, dan kualitas produk, hasilnya dapat mempercepat adopsi konsep zero‑waste dalam industri agrikultur Indonesia.

  1. GC-MS Compositional Analysis of Essential Oil of Leaf and Fruit Rind of Citrus maxima (Burm.) Merr. from... japsonline.com/abstract.php?article_id=1862GC MS Compositional Analysis of Essential Oil of Leaf and Fruit Rind of Citrus maxima Burm Merr from japsonline abstract php article id 1862
  2. D‐limonene: A multifunctional compound with potent therapeutic effects - Anandakumar - 2021... doi.org/10.1111/jfbc.13566DyAAAalimonene A multifunctional compound with potent therapeutic effects Anandakumar 2021 doi 10 1111 jfbc 13566
Read online
File size2.25 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test