UNHAJUNHAJ

Jukeshum: Jurnal Pengabdian MasyarakatJukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kelurahan Rambung Dalam merupakan salah satu kelurahan yang berada di jalan Padang, kecamatan Binjai Selatan, kota Binjai, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kelurahan Rambung Dalam memiliki masalah khusus yakni pemanfaatan potensi bahan alam yang belum optimal terhadap limbah kulit rambutan, dimana rambutan sendiri merupakan salah satu bahan alam khas daerah tersebut. Pengabdian kepada masyarakat dengan skema kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang branding profesi apoteker, pemanfaatan kulit rambutan dan lemon sebagai teh antioksidan dan workshop pembuatannya, serta marketing dan business plan suatu produk. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2024 dengan metode modifikasi Community Based Interactive Approach (CBIA). Formula teh herbal antioksidan menggunakan kulit rambutan dan lemon kering yang disosialisasikan kepada masyarakat telah dievaluasi berdasarkan uji organoleptik, uji aktivitas antioksidan, dan uji angka kapang khamir. Pada hasil uji organoleptik dengan formula 1:1 diperoleh seduhan teh berwarna coklat kejinggaan, rasa sedikit pahit, beraroma herbal kuat. Pada uji antioksidan menggunakan 2,2-azinobis-3-Ethylbenzothiazoline-6-Sulfonic Acid (ABTS) dengan tiga kali pengulangan didapatkan nilai rata-rata IC50 =147,63 ppm (antioksidan sedang). Pada uji angka kapang khamir didapatkan hasil 227 koloni/gram teh (memenuhi syarat). Para peserta merupakan perwakilan masyarakat, petani, ibu rumah tangga (IRT), staf posyandu, organisasi remaja, dan masyarakat yang aktif terlibat selama kegiatan berlangsung. Pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode CBA dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 72% diperoleh dari pre-test dan post-test.

Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan partisipasi aktif peserta serta menyampaikan informasi ilmiah tentang pembuatan teh herbal antioksidan dari kulit rambutan dan lemon, yang terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebesar 72%.Implementasi program di Kelurahan Rambung Dalam diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal melalui pemanfaatan limbah kulit rambutan sebagai produk unggulan.Evaluasi menunjukkan kepuasan peserta dan membuka peluang pelaksanaan serupa di daerah lain dengan memanfaatkan bahan alam setempat.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi rasio optimal antara kulit rambutan dan kulit lemon dalam formulasi teh herbal untuk memperoleh aktivitas antioksidan tertinggi sekaligus kualitas organoleptik yang disukai konsumen; studi ini dapat dilakukan dengan variasi perbandingan bahan dan analisis laboratorium serta uji rasa oleh panel. Selanjutnya, penting untuk meneliti skala produksi komunitas serta kelayakan ekonomi dari model usaha teh herbal ini ketika diterapkan di wilayah lain yang memiliki sumber limbah serupa, dengan memperhatikan faktor biaya, pemasaran, dan dampak sosial. Akhirnya, diperlukan penelitian longitudinal yang mengamati efek jangka panjang konsumsi rutin teh herbal antioksidan terhadap parameter imunologis dan kesehatan umum masyarakat, guna memastikan manfaat kesehatan yang berkelanjutan dan memberi dasar ilmiah bagi rekomendasi konsumsi publik.

Read online
File size391.62 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test