PUSMEDIAPUSMEDIA

Journal of Education and Teacher Training InnovationJournal of Education and Teacher Training Innovation

Siswa, terutama mereka yang mempelajari Bahasa Inggris di sebagian besar sekolah, gagal dalam bidang mata pelajaran ini karena beberapa alasan. Alasan-alasan tersebut meliputi sikap orang tua, guru, siswa sendiri, masyarakat, dan terkadang pemerintah. Sementara tingkat kegagalan belajar ini mengkhawatirkan, hal ini menimbulkan keprihatinan serius bagi sebagian besar orang tua dan pemegang kebijakan pendidikan. Selain gangguan akademik yang dihadapi siswa yang gagal dalam mata pelajaran ini dalam hal melanjutkan pendidikan ke institusi yang lebih tinggi, ketidakmampuan dalam Bahasa Inggris tanpa diragukan lagi mempengaruhi ekspresi siswa dalam bahasa resmi ini dalam upaya mereka. Studi ini oleh karena itu memeriksa peran orang tua, pemegang kebijakan pendidikan, dan siswa terhadap sikap buruk siswa dalam bahasa ini dengan harapan bahwa rekomendasi untuk menyelesaikan masalah kelonggaran akademik akan ditawarkan.

Pemerintah, masyarakat, orang tua, guru, dan siswa harus memainkan peran mereka seperti yang diharapkan dan ditekankan di atas.Pemerintah harus memainkan perannya dengan menyediakan buku teks Bahasa Inggris untuk siswa.Guru yang baik dan berkualitas harus dipekerjakan untuk mengajar Bahasa Inggris.Pendidikan harus dibuat wajib oleh pemerintah federal dari tingkat sekolah dasar hingga universitas.Beberapa gubernur negara telah membayar biaya WASSCE untuk siswa, yang merupakan perkembangan yang baik sehingga memungkinkan anak-anak dari orang miskin memiliki akses ke pendidikan.Orang tua harus menyediakan bahan-bahan penting seperti buku teks Bahasa Inggris untuk anak-anak mereka.Seragam yang baik, sandal, uang, dan uang saku untuk makan harus tersedia untuk anak-anak yang pergi ke sekolah.Guru harus hidup dengan peran mereka sebagai guru Bahasa Inggris untuk mengajar setiap aspek Bahasa Inggris dengan baik.Guru di berbagai sekolah menengah harus menempatkan lebih banyak penekanan pada surat dan esai, ringkasan dan pemahaman yang membawa nilai tinggi dalam ujian WASSCE dan NECO publik.Guru yang lulus dalam Bahasa Inggris harus diizinkan untuk mengajar Bahasa Inggris di sekolah menengah.Guru harus mendorong masyarakat sastra dan debat, klub guru, klub pers, klub jurnal.Guru harus memberikan satu esai atau surat setiap minggu kepada siswa dan memarkirnya dengan akurat.Guru Bahasa Inggris harus diizinkan untuk memarkir pertanyaan hidup WASSCE dan NECO agar mereka memiliki pengetahuan tentang cara mengajar Bahasa Inggris di sekolah.Guru harus memanfaatkan panduan penilaian dalam Bahasa Inggris sebagai cara untuk membimbing mereka dalam mengajar siswa di kelas.Guru harus mendorong penggunaan kamus yang konstan oleh siswa setiap saat.Laboratorium bahasa harus didirikan di setiap sekolah dan memungkinkan siswa berlatih pengucapan kata dengan akurat dalam hal Bahasa Inggris lisan.Guru harus mengambil pengajaran Bahasa Inggris dengan serius dan tidak menggunakan sikap laissez faire dalam mengajar.Badan dan masyarakat lainnya seperti Asosiasi Orang Tua dan Guru (PTA) harus melihat kesejahteraan siswa dan pengajaran Bahasa Inggris yang efektif di sekolah.PTA dapat mengatur guru PTA jika tidak ada guru yang cukup di sekolah.Karena Bahasa Inggris adalah urat nadi dari semua mata pelajaran.Hal ini harus diambil dengan serius setiap saat.Ide menggunakan guru lain yang tidak mengkhususkan diri dalam Bahasa Inggris harus selalu didiskreditkan.

Untuk meningkatkan kinerja akademik siswa dalam Bahasa Inggris, penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi hasil belajar mereka. Pertama, perlu ada upaya kolektif dari pemerintah, masyarakat, orang tua, guru, dan siswa untuk memainkan peran masing-masing secara efektif. Pemerintah harus memastikan ketersediaan buku teks Bahasa Inggris berkualitas dan mempekerjakan guru yang terlatih dan berkualitas. Pendidikan wajib dari tingkat sekolah dasar hingga universitas harus diterapkan untuk menjamin akses yang adil terhadap pendidikan. Selain itu, orang tua harus terlibat aktif dalam pendidikan anak-anak mereka, menyediakan bahan belajar yang diperlukan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung belajar Bahasa Inggris. Guru harus fokus pada aspek-aspek penting seperti surat, esai, ringkasan, dan pemahaman, serta mendorong penggunaan kamus dan praktik pengucapan yang tepat. Akhirnya, badan-badan seperti Asosiasi Orang Tua dan Guru (PTA) harus terlibat dalam mendukung kesejahteraan siswa dan pengajaran Bahasa Inggris yang efektif di sekolah. Dengan pendekatan komprehensif ini, kinerja akademik siswa dalam Bahasa Inggris dapat ditingkatkan secara signifikan.

  1. The Role of English Language in Nigerian Development | Zenodo. role english language nigerian development... doi.org/10.5281/zenodo.3712642The Role of English Language in Nigerian Development Zenodo role english language nigerian development doi 10 5281 zenodo 3712642
  2. Teaching and Learning English Language in Nigerian Schools: Importance and Challenges, Teacher Education... doi.org/10.11648/j.tecs.20180301.13Teaching and Learning English Language in Nigerian Schools Importance and Challenges Teacher Education doi 10 11648 j tecs 20180301 13
Read online
File size100.49 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test