PUSMEDIAPUSMEDIA

Journal of Education and Teacher Training InnovationJournal of Education and Teacher Training Innovation

Masalah bias semakin rumit karena kesulitan membedakan komponen budaya dan latar belakang instruksional dari kemampuan bahasa yang ingin diukur. Studi ini mengeksplorasi reaksi pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) terhadap ketidakadilan tes, dengan mempertimbangkan peran kelas sosial dan gender dalam kinerja tes. Menggunakan teori keadilan dan bagian membaca tes IELTS, 34 pembelajar tingkat menengah dipretes dan dikelompokkan berdasarkan gender dan kelas sosial. Setelah paparan perlakuan instruksional seragam, peserta menyelesaikan posttest. Statistik deskriptif dan inferensial digunakan untuk membandingkan hasil kelompok. Uji ANOVA satu arah dilakukan untuk memastikan perbedaan antar kelompok tidak signifikan secara statistik. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam kinerja terkait kelas sosial dan gender, menunjukkan adanya ketidakadilan tes atau akses tidak merata terhadap keterampilan yang diperlukan. Studi ini menekankan pentingnya validasi instrumen penilaian tidak hanya dalam hal validitas konstruk tetapi juga dalam hal keadilan di seluruh demografi sosial-kultural.

Hasil studi menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kinerja tes antara kelas sosial atas dan menengah, serta antara laki-laki dan perempuan dalam kelompok sosial tertentu.Perbedaan ini menunjukkan adanya ketidakadilan dalam tes yang mungkin disebabkan oleh akses tidak merata terhadap sumber daya pendidikan atau pengalaman budaya.Keadilan dalam penilaian harus dipertimbangkan secara menyeluruh, termasuk faktor sosial dan gender, untuk memastikan validitas dan keadilan instrumen penilaian.

1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan instrumen tes yang lebih netral secara budaya untuk mengurangi bias terkait latar belakang sosial dan budaya peserta. 2. Perlu dilakukan studi tentang dampak perbedaan gender dalam konteks kelas sosial yang berbeda, khususnya dalam lingkungan penilaian yang memerlukan keterampilan spesifik. 3. Penelitian lebih lanjut bisa mengeksplorasi peran pendidik dalam memperkuat kesadaran akan bias dalam proses pembelajaran dan penilaian, serta cara mengintegrasikan prinsip keadilan dalam desain kurikulum.

Read online
File size368.42 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test