REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS

Journal of Educational and Learning StudiesJournal of Educational and Learning Studies

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap perbedaan karakter jujur siswa sebelum dan setelah dibimbing dengan model pembelajaran karakter cerdas, menggunakan pendekatan eksperimen dengan metode one group pretest posttest design. Subjek, sampel, dan sumber data penelitian adalah 45 siswa Gunungsitoli IKIP. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner tertutup yang berdasarkan tujuh prinsip karakter jujur, yaitu: berbicara sesuai kebenaran, bertindak berdasarkan kebenaran, membela kebenaran, bertanggung jawab, memenuhi kewajiban dan menerima hak, bersikap sopan, serta menjaga janji. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran karakter cerdas dapat meningkatkan karakter jujur siswa dari tidak baik menjadi sangat baik atau dari tidak jujur menjadi sangat jujur. Disarankan agar setiap pendidik menggunakan model pembelajaran karakter cerdas untuk semua aktivitas pembelajaran.

Model pembelajaran karakter cerdas dapat meningkatkan karakter jujur siswa dari tidak baik menjadi sangat baik atau dari tidak jujur menjadi sangat jujur.berbicara sesuai kebenaran, bertindak berdasarkan kebenaran, belajar, melakukan pekerjaan ilmiah dan kerja, bekerja secara benar, membela kebenaran, bekerja dengan tekun dan bertanggung jawab, memenuhi kewajiban dan menerima hak, memaafkan / mengampuni orang yang bersalah, mematuhi kesepakatan kolektif dalam musyawarah, serta menjaga janji.Model pembelajaran ini tidak hanya mencapai aspek pengetahuan / kognitif, tetapi juga hasil pendidikan afektif yang dapat menunjukkan minat dan sikap.rasa ingin tahu, kepercayaan diri, tanggung jawab, disiplin, komitmen, teliti, jujur, kerja sama, mendengarkan penjelasan, mengendalikan diri, menanyakan, menjawab, menghargai pendapat orang lain, dan merespons.serta mencapai aspek keterampilan / psikomotor terkait kemampuan menyampaikan.pendapat, argumen, kritik, menanyakan, menggunakan bahasa yang baik, dan berbicara lancar tentang nilai-nilai karakter jujur yang dipelajari, serta melatih diri untuk menerapkannya.Disarankan agar setiap pendidik menggunakan model pembelajaran karakter cerdas untuk semua aktivitas pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang baru dapat dikembangkan sebagai berikut: Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran karakter cerdas pada kelompok usia yang berbeda, seperti siswa sekolah dasar atau perguruan tinggi, untuk mengetahui apakah model ini memiliki dampak serupa pada berbagai tahap perkembangan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran ini terhadap perkembangan karakter siswa, termasuk bagaimana karakter jujur yang ditingkatkan dapat memengaruhi perilaku sosial dan akademik dalam jangka waktu yang lebih lama. Ketiga, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji integrasi model pembelajaran ini dengan kurikulum nasional atau lokal, serta bagaimana adaptasi terhadap konteks budaya dan nilai-nilai masyarakat setempat dapat memperkuat efektivitasnya. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas cakupan aplikasi model pembelajaran karakter cerdas dan memperkuat dasar teoritis serta praktisnya dalam konteks pendidikan yang lebih luas.

  1. The Differences of Honest Characters of Students Before and After Learning with A Model of Learning of... doi.org/10.32698/0962The Differences of Honest Characters of Students Before and After Learning with A Model of Learning of doi 10 32698 0962
Read online
File size367.09 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test