STTKAOSTTKAO
ShiftKey Jurnal Teologi dan PelayananShiftKey Jurnal Teologi dan PelayananPenelitian ini bertujuan menganalisis dampak positif dan negatif penggunaan gadget terhadap konsentrasi anak usia 6–12 tahun serta mengkaji peran orang tua dan guru Pendidikan Agama Kristen dalam mendampingi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi anak usia 6-12 tahun, orang tua, dan guru Pendidikan Agama Kristen di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget lebih dari 3 jam per hari berdampak pada menurunnya konsentrasi anak, yang ditandai dengan kesulitan fokus, mudah distraksi, kurang berinteraksi dengan sosial, kesehatan fisik, dan kurang tekun dalam menyelesaikan tugas. Meskipun demikian, gadget juga memberikan manfaat sebagai media pembelajaran apabila digunakan secara terarah. Peneliti berpendapat bahwa permasalahan utama bukan pada gadget itu sendiri, melainkan pada kurangnya pengawasan dan pembatasan penggunaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan spiritual dalam mengatasi dampak penggunaan gadget terhadap konsentrasi anak. Kebaruan penelitian ini adalah mengkaji fenomena penggunaan gadget dengan menyoroti peran guru Pendidikan Agama Kristen, sehingga memberikan sudut pandang baru dalam penelitian di era digital.
Penggunaan gadget pada anak usia 6-12 tahun memiliki dampak positif dan negatif.Gadget dapat menjadi sarana edukatif jika digunakan secara bijak, tetapi penggunaan berlebihan tanpa pengawasan mengganggu konsentrasi dan interaksi sosial.Peran orang tua dan guru Pendidikan Agama Kristen sangat penting dalam membatasi waktu penggunaan gadget, mendampingi anak, serta menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter.Kolaborasi antar orang tua dan guru diharapkan dapat membantu anak memanfaatkan gadget secara bijak, menjaga fokus belajar, dan membentuk karakter Kristiani yang kuat di tengah arus teknologi modern.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan gadget terhadap perkembangan spiritual anak, khususnya dalam konteks pendidikan agama. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas integrasi nilai-nilai iman Kristen dalam pembelajaran digital untuk meningkatkan konsentrasi dan kedisiplinan anak. Serta, penelitian lebih lanjut tentang strategi orang tua dalam mengatur penggunaan gadget dengan mempertimbangkan kebutuhan psikologis dan perkembangan sosial anak di era digital.
| File size | 453.2 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
MKRIMKRI Undang-Undang Administrasi Pemerintahan memperkenalkan model fiktif positif yang tampaknya dimaksudkan untuk menggantikan model fiktif negatif dalam Undang-UndangUndang-Undang Administrasi Pemerintahan memperkenalkan model fiktif positif yang tampaknya dimaksudkan untuk menggantikan model fiktif negatif dalam Undang-Undang
STTKAOSTTKAO Artikel ini telah menunjukkan bahwa sekolah-sekolah Kristen yang mewujudkan logika 1 Korintus 12.22-25 tidak hanya mematuhi mandat hukum atau menerapkanArtikel ini telah menunjukkan bahwa sekolah-sekolah Kristen yang mewujudkan logika 1 Korintus 12.22-25 tidak hanya mematuhi mandat hukum atau menerapkan
STTKAOSTTKAO Kajian-kajian sebelumnya cenderung membahas kedua konsep tersebut secara denominatif, deskriptif, atau terpisah antara pendekatan naratif Kisah Para RasulKajian-kajian sebelumnya cenderung membahas kedua konsep tersebut secara denominatif, deskriptif, atau terpisah antara pendekatan naratif Kisah Para Rasul
STTKAOSTTKAO 11-16), sehingga orang percaya memiliki motivasi tulus dan tidak mudah terpengaruh oleh ajaran menyimpang. Kedewasaan tersebut mendorong lahirnya kasih11-16), sehingga orang percaya memiliki motivasi tulus dan tidak mudah terpengaruh oleh ajaran menyimpang. Kedewasaan tersebut mendorong lahirnya kasih
STTKAOSTTKAO Sebaliknya, ekoteologi menghadirkan dimensi moral dan spiritual yang memperkuat motivasi intrinsik serta tanggung jawab etis terhadap lingkungan. SelainSebaliknya, ekoteologi menghadirkan dimensi moral dan spiritual yang memperkuat motivasi intrinsik serta tanggung jawab etis terhadap lingkungan. Selain
MKRIMKRI To address this gap, the study proposes the doctrine of conditional finality. finality remains binding in ordinary circumstances, but becomes defeasibleTo address this gap, the study proposes the doctrine of conditional finality. finality remains binding in ordinary circumstances, but becomes defeasible
UINMADURAUINMADURA Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa kelas VIII SMP Al-Hikmah IIBS Batu. Tahap kuantitatif melibatkanTahap kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa kelas VIII SMP Al-Hikmah IIBS Batu. Tahap kuantitatif melibatkan
UINMADURAUINMADURA Implementasi nilai-nilai ekologis dalam cerpen digital berbasis web dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia memberikan dampak signifikan dalam membangunImplementasi nilai-nilai ekologis dalam cerpen digital berbasis web dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia memberikan dampak signifikan dalam membangun
Useful /
STTKAOSTTKAO Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan spiritual tidak hanya berfungsi membentuk karakter religius siswa, tetapi juga menjadi faktor pentingPenelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan spiritual tidak hanya berfungsi membentuk karakter religius siswa, tetapi juga menjadi faktor penting
MKRIMKRI Chile menempatkan referendum sebagai instrumen utama, Irlandia memperluas partisipasi melalui praktik constitutional initiatives, sedangkan Romania menjaminChile menempatkan referendum sebagai instrumen utama, Irlandia memperluas partisipasi melalui praktik constitutional initiatives, sedangkan Romania menjamin
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi hijau pada awalnya menghasilkan kenaikan nilai yang lebih tinggi dibandingkan akuisisi non-hijau. Namun, setelahHasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi hijau pada awalnya menghasilkan kenaikan nilai yang lebih tinggi dibandingkan akuisisi non-hijau. Namun, setelah
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional sampling dan purposive sampling. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif,Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional sampling dan purposive sampling. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif,