STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI

JURNAL KEWIRAUSAHAAN, AKUNTANSI DAN MANAJEMEN TRI BISNISJURNAL KEWIRAUSAHAAN, AKUNTANSI DAN MANAJEMEN TRI BISNIS

Penelitian ini mengkaji reaksi pemegang saham terhadap merger dan akuisisi hijau menggunakan 72 transaksi oleh perusahaan pengakuisisi di Amerika Serikat dan Australia selama periode 2018-2020. Sampel memasangkan 36 akuisisi hijau dengan 36 akuisisi non-hijau yang dicocokkan melalui propensity score matching, dengan identifikasi transaksi hijau dilakukan melalui penyaringan tekstual dan klasifikasi industri. Metodologi event study dengan jendela tiga hari [-1, 1] dan berbagai uji ketahanan menunjukkan bahwa akuisisi hijau pada awalnya menghasilkan cumulative abnormal returns yang lebih tinggi dibandingkan akuisisi non-hijau (2,85% versus 0,90%). Namun, regresi lintas-seksi menunjukkan bahwa premi hijau tersebut menjadi tidak signifikan secara statistik setelah determinan merger tradisional - ukuran transaksi relatif, diversifikasi lintas industri, dan rasio market-to-book - dikontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor mengevaluasi akuisisi hijau melalui metrik keuangan konvensional, alih-alih memberikan premi sistematis terhadap atribut lingkungan. Studi ini berkontribusi pada literatur green M&A dengan menunjukkan bahwa fundamental transaksi, bukan positioning lingkungan, yang mendorong reaksi pasar pada periode meningkatnya fokus kebijakan ESG, dengan implikasi bagi strategi lingkungan perusahaan dan kebijakan keuangan berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi hijau pada awalnya menghasilkan kenaikan nilai yang lebih tinggi dibandingkan akuisisi non-hijau.Namun, setelah mengontrol determinan merger tradisional seperti ukuran transaksi relatif, diversifikasi lintas industri, dan rasio market-to-book, premi hijau tersebut menjadi tidak signifikan secara statistik.Temuan ini mengindikasikan bahwa investor mengevaluasi akuisisi hijau melalui metrik keuangan konvensional, bukan melalui atribut lingkungan.Studi ini memberikan kontribusi pada literatur green M&A dengan menunjukkan bahwa fundamental transaksi, bukan positioning lingkungan, yang mendorong reaksi pasar.Hal ini memiliki implikasi bagi strategi lingkungan perusahaan dan kebijakan keuangan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi reaksi pasar terhadap akuisisi hijau. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari akuisisi hijau terhadap kinerja keuangan dan lingkungan perusahaan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan reaksi pasar terhadap akuisisi hijau di berbagai negara dan industri. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika pasar dan implikasinya bagi strategi perusahaan dan kebijakan keuangan berkelanjutan.

  1. Do Green Acquisitions Create Value? Evidence from US and Australian Markets | JURNAL KEWIRAUSAHAAN, AKUNTANSI... doi.org/10.59806/jkamtb.v8i1.750Do Green Acquisitions Create Value Evidence from US and Australian Markets JURNAL KEWIRAUSAHAAN AKUNTANSI doi 10 59806 jkamtb v8i1 750
Read online
File size544.68 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test