UINMADURAUINMADURA

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranJurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Ghancaran

Perspektif ekolinguistik memiliki sudut pandang untuk menganalisis fenomena pengaruh lingkungan terhadap bahasa humor sebagai bentuk komunikasi yang dipengaruhi oleh lingkungan sosial, budaya, dan bahkan lingkungan digital tempat komunikasi itu berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konvergensi dan tipologi makna humor yang dihasilkan dalam komunikasi Gen Z dan bagaimana konteks lingkungan digital membentuk pemahaman dan penerimaan terhadap humor yang disajikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik baca dan catat. Unsur pembangun ekolinguistik meliputi hubungan alam dengan manusia, peran latar atau lingkungan, dan prinsip kearifan lokal. Dalam konteks Gen Z, ekolinguistik menunjukkan bahwa lingkungan digital turut membentuk bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sehingga istilah yang dihasilkan tidak hanya mencerminkan identitas generasi tetapi juga mengandung makna simbolis tertentu.

Berdasarkan pembahasan dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hubungan antara alam dan manusia dalam konteks konvergensi dan tipologi makna humor pada ekolinguistik menunjukkan bahwa bahasa berperan lebih dari sekadar alat komunikasi.Bahasa dapat mencerminkan dan membentuk interaksi manusia dengan lingkungannya, baik secara alamiah maupun sosial.Melalui tiga prinsip utama yaitu kearifan lokal, peran lingkungan, dan hubungan timbal balik antara alam dan manusia, penelitian ini membuktikan bahwa lingkungan digital turut membentuk bahasa Gen Z yang mengandung makna simbolis dan mencerminkan pola pikir serta nilai yang dianut generasi tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh platform digital seperti media sosial terhadap konvergensi makna humor di kalangan Gen Z. Selain itu, studi tentang peran kearifan lokal dalam membentuk tipologi humor yang relevan dengan konteks budaya digital dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian dapat menginvestigasi dinamika hubungan antara ekosistem digital dan penggunaan bahasa humor untuk memahami bagaimana lingkungan virtual memengaruhi identitas komunikatif generasi muda.

Read online
File size444.66 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test