UINMADURAUINMADURA

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranJurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Ghancaran

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi permasalahan lingkungan saat ini semakin mendesak untuk diselesaikan. Edukasi ekologis merupakan salah satu sarana utama untuk membangun kesadaran ekologis, terutama di kalangan remaja. Buku Jagapati Bumi karya Anna Farida menawarkan pendekatan inovatif dalam mengkomunikasikan pengetahuan lingkungan melalui mitos dan kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis representasi alam dalam cerita Jagapati Bumi sebagai kajian ekologi sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa mitos dalam buku ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang menanamkan nilai-nilai pelestarian lingkungan. Melalui narasi yang menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, buku ini mengajak pembaca untuk menghormati dan melestarikan lingkungan. Dengan demikian, Jagapati Bumi berperan penting dalam membentuk karakter remaja serta mengembangkan kesadaran ekologis yang mendalam.

Jagapati Bumi merupakan cerita yang sarat akan hubungan manusia dan alam.Cerita yang diangkat dalam buku ini layak digunakan sebagai media yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan mitos yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.Cerita-cerita dalam buku ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik generasi muda tentang tanggung jawab mereka terhadap lingkungan.Melalui narasi yang menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, pembaca diajak untuk memahami bahwa alam bukan sekadar sumber daya yang bisa dieksploitasi, tetapi juga entitas yang perlu dihormati dan dilestarikan.Kearifan lokal yang tertuang dalam mitos-mitos tersebut menjadi jembatan pengetahuan yang menghubungkan masyarakat dengan lingkungan, serta mengembangkan kesadaran ekologis yang mendalam.

Penelitian lanjutan dapat menggali potensi mitos lokal lainnya sebagai media edukasi lingkungan, terutama dari daerah-daerah dengan kearifan ekologis unik. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi digital dalam pengajaran ekologi melalui sastra bisa menjadi arah baru, seperti pembuatan aplikasi interaktif berbasis cerita mitos. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang pendidikan lingkungan berbasis sastra terhadap perilaku pro-ekosistem generasi muda perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas pendekatan ini. Ketiga saran ini saling melengkapi dalam memperkaya wawasan dan metode pengajaran ekologi yang lebih inklusif dan kontemporer.

Read online
File size356.09 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test