IPMAFAIPMAFA

Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi IslamMu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam

Penelitian ini meneliti pengaruh dakwah moderat Ustaz Abdul Somad (UAS) terhadap toleransi beragama di Indonesia, dalam konteks globalisasi dan revolusi digital 4.0. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif terhadap konten dakwah UAS di media sosial seperti TikTok dan YouTube. Hasil menunjukkan dakwah moderat UAS memperkuat toleransi beragama di Indonesia, meningkatkan pemahaman tentang Islam yang inklusif dan toleran, mengurangi stereotip negatif, serta mendorong dialog antaragama. Dakwah ini juga mengurangi potensi konflik dan meningkatkan kerukunan sosial. Meskipun ada tantangan, UAS memiliki implikasi positif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan menghargai keberagaman.

Dakwah moderat yang dijalankan oleh UAS berkontribusi signifikan dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.Konsep dakwah moderat ini menekankan pentingnya memahami agama dengan benar, menjauhi radikalisme, dan membangun dialog inklusif antarumat beragama.UAS sering kali menekankan bahwa Islam adalah agama yang toleran, mengajarkan kasih sayang, perdamaian, serta keadilan.Dalam dakwahnya, UAS mendorong umat Islam untuk menghargai perbedaan, memahami pandangan agama lain, dan menjalin hubungan baik dengan pemeluk agama lain.Dakwah moderat UAS berperan dalam mengatasi stereotip negatif, mengurangi potensi konflik, serta meningkatkan kritikalitas dan rasionalitas umat dalam memahami agama.Namun, dakwah moderat UAS masih menghadapi tantangan seperti penolakan dari kelompok radikal dan kurangnya pemahaman tentang toleransi di kalangan masyarakat.Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih luas dari pemimpin agama lainnya untuk memperkuat praktik dakwah moderat dan menjaga harmoni serta persatuan di Indonesia.

Untuk memperkuat toleransi beragama di Indonesia, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi komunikasi yang efektif dalam dakwah moderat. Bagaimana dakwah moderat dapat mencapai audiens yang lebih luas dan beragam, terutama generasi muda? Bagaimana dakwah moderat dapat mengatasi stereotip negatif dan membangun dialog antaragama secara lebih efektif? Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran pemimpin agama lainnya dalam mendukung dan mempromosikan dakwah moderat, serta bagaimana kolaborasi antar pemimpin agama dapat memperkuat toleransi dan kerukunan sosial di Indonesia.

  1. Cyberdakwah: Internet Sebagai Media Baru Dalam Sistem Komunikasi Dakwah Islam | NALAR: Jurnal Peradaban... doi.org/10.23971/njppi.v3i2.1678Cyberdakwah Internet Sebagai Media Baru Dalam Sistem Komunikasi Dakwah Islam NALAR Jurnal Peradaban doi 10 23971 njppi v3i2 1678
  2. Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia | Mu'ashir:... journal.ipmafa.ac.id/index.php/muashir/article/view/922Implikasi Dakwah Moderat Ustadz Abdul Somad Terhadap Toleransi Beragama di Indonesia Muashir journal ipmafa ac index php muashir article view 922
Read online
File size437.68 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test